Mengisi Quality Time dengan Anak : Membuat Cemilan Sederhana

Saat hari libur tiba, saatnya untuk memanfaatkan waktu bersama keluarga. Terutama bagi kedua orangtua yang sehari-hari bekerja di kantor, harus dapat meningkatkan kelekatan dan quality time dengan anak-anak saat berada di rumah. Banyak hal yang dapat dilakukan. Bagi yang memiliki budget untuk jalan-jalan, banyak tempat yang dapat dipilih seperti mall atau tempat wisata yang cukup ramah untuk anak-anak.

Kalo mamak, daripada nge-mall, biasanya lebih suka mengajak anak untuk membuat cemilan yang disukai di rumah. Pilihan cemilan biasanya diserahkan ke anak-anak, karena dengan begitu mereka akan lebih semangat untuk melakukannya. Mamak hanya memberi beberapa pilihan berdasarkan ketersediaan dan kemudahan mendapatkan bahan untuk membuatnya.
Berikut cemilan yang dapat menjadi alternatif.

1.  Bola-Bola Roti Marie
Ini resep gampang sekali membuatnya. Idenya pertama kali didapat dari anak mamak yang membuatnya di sekolah. Bahannya pun gampang untuk didapatkan.
Bahan :
-  Roti Marie 1 bungkus
-  Frisian Flag Kental Manis Coklat secukupnya
-  Air Putih secukupnya
Cara membuat :
-  Hancurkan roti marie di dalam baskom/mangkok besar
-  Setelah hancur agak kasar, masukkan kental manis coklat sedikit demi sedikit hingga adonan  bisa dibentuk. Beri sedikit air jika roti masih terlalu kasar teksturnya.
-  Bentuk adonan roti dan kental manis menjadi bola-bola kecil.
credit photo : cookpad (punya mamak nggak pernah difoto, nanti diganti fotonya kalo udah ada )

2.  Kepek-kepek (Pancake ala mamak)
Cemilan ini aslinya mirip pancake, namun dimodifikasi oleh mamak dari resep suami dan mertua. Makanan ini sering dibuat sebagai cemilan suami saat masih kecil di kampung. Bahannya yang gampang didapat dan cara membuat yang tidak ribet menjadikan cemilan ini menjadi resep andalan mamak untuk anak-anak dan ayahnya saat hujan.

Bahan :
- Telur 1 butir
- Gula 5 sendok makan
- Tepung terigu 5 sendok makan atau secukupnya
- Air secukupnya
- Margarin secukupnya

Cara membuat:
- Campurkan gula dan telur, kocok dengan whisker atau garpu selama 5 menit (tidak perlu sampai mengembang)
- Masukkan terigu perlahan-lahan sambil terus diaduk agar tercampur rata dengan telur
- Masukkan air sedikit demi sedikit agar tekstur adonan tidak terlalu kental dan juga tidak terlalu encer untuk dimasak di atas teflon
- Setelah kekentalannya dirasa cukup, panaskan margarin di atas teflon, lalu masukkan adonan dengan menggunakan sendok sayur atau sesuai selera.
-  Masak hingga matang, biasanya agak kecoklatan di daerah tengah atau pinggirnya.
-  Angkat dan sajikan sesuai selera.

Kalo mamak, sukanya dibiarkan bulat teflon dan langsung diletakkan di piring gitu aja untuk dikasi ke anak-anak. Tapi kadang mereka minta digulung dan diatasnya ditabur gula/meises/kental manis jika ada.

3.  Bubur candil ubi
Cemilan ini adalah kesukaan si sulung. Dan adek-adeknya juga suka “membantu” dalam membuatnya. Mulai dari membantu menghancurkan ubi yang baru direbus atau saat membentuk adonan. Candil yang biasa berbentuk bulat pun bisa berubah bentuk jadi ulat, lonjong, pipih, bahkan ada yang menyebut seperti (maaf) upil, hehe..

Bahan :
-     Ubi berukuran sedang 2 buah. Mamak suka ubi ungu karena mamak ungu lover J
-     Tepung ketan ½ kg atau secukupnya
-     Santan dari setengah butir kelapa
-     Gula merah ¼ kg
-     Gula putih secukupnya
-     Daun pandan
-     Air hangat secukupnya

Cara membuat:
-   Kupas dan bersihkan ubi, lalu rebus hingga lunak
-   Hancurkan ubi (mamak bilangnya di “bejek-bejek”)
- Tambahkan tepung ketan sedikit demi sedikit dan aduk hingga tercampur rata dengan ubi. Tambahkan air hangat jika diperlukan agar adonan dapat dibentuk.
-   Bentuk adonan menjadi bulatan-bulatan kecil. Biasanya ini tugasnya ayah dan anak-anak biar mereka senang bantuin mamak di dapur. Namun mereka memakan adonannya dulu sebelum menjadi bulatan yang akan dimasak mamak, hehe..
-   Panaskan air dan gula merah. Masukkan daun pandan ke dalamnya agar harum.
-  Setelah mendidih masukkan adonan yang telah berbentuk bulat, tunggu hingga adonan naik ke permukaan, lalu matikan api.
- Santan dapat disajikan terpisah atau dimasukkan ke dalam panci dengan gula merah dan adonan. Kalo ingin cantik, mamak akan pisahin santannya. Tapi kalo ingin cepat, cemplungin aja semua ke panci. Biasanya anak2 yang udah nggak sabar.
Mamak dibantu krucils

Candil ubi kuning

Gampang kan?? 
Gampang di bahan dan cara membuatnya. Anak-anak mamak pasti akan langsung ambil andil, ada yang pegang tepung, ada yang pegang adonan, ada yang makan adonan walaupun belum selesai. Bahagia itu ternyata sederhana ya. Bahkan walau sesekali mamak merepet karena adonan jadi nggak karuan, wkwk.

16 comments :

  1. Rajin kali mak masak sama anak2.top lahhh

    Awak lebih baik, mewarnai atau menggambar.
    Kalo masak dengan yang sulung atau anak kedua,
    karena kalo masak bareng anak2, riweh nya setengah mati.
    keramean tangan yang pegang adonan, hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. aihh sama lah mba icha. awak pun maleus ngajak anak masak2. mending gambar2 dan lukis2, atau kadang kami nge game sama2. karena anak suka game, awak kan kudu dampingi, jadilah itu ajah...

      baca buku klo ndak... tapi gak bertahan lama kalo baca buku, ngantuk anaknya

      Delete
    2. Nggak rajin2 kali lho.. Emang seneng makan dan masak. Paling yg males beresinnya, wkwk

      Delete
  2. Udh pernah bikin yg prtama sm org rumh. Yg kedua sm ketiga waiting list sprtinya hehe rajin bgt sih mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gampang banget buatnya mbak. Hayuukk dicobain.

      Delete
  3. Referensi di rmh, Blh lah di Coba besok 😅👍

    ReplyDelete
  4. Wah asyk nya.. Next time aku bisa cobain nih sama bocilku

    ReplyDelete
  5. Gampang kayaknya buat yang dr roti marie itu ya mbak. Bisa nih buat sama anakku

    ReplyDelete
  6. Gagal fokus sama candil ubi. Excited buah hatinya suka ubi ubian.. Mantap kali

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anak kk nggak suka ubi? Coba dimodif aja penyajiannya kak.

      Delete
  7. Kepek-kepek, namanya lucu. Perlu dicoba dan dirasain nih... Mau dong kak. Hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biarpun namanya lucu, tapi rasanya oke loh. Ntar tim blogsum buat acara demo buat cemilan aja bg, wkwk

      Delete
  8. Kepek-kepek, namanya lucu. Perlu dicoba dan dirasain nih... Mau dong kak. Hahahaha

    ReplyDelete

Copyright © Mom Blogger Medan - Jendela Mamak. Designed by OddThemes