Gambaran Isi Surat Pernyataan Pembuatan Paspor Anak


Bagi siapa saja yang merencanakan liburan atau ada urusan bisnis ke luar negeri tentunya diharuskan untuk memiliki paspor. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak juga harus memiliki paspor. Karena masih berusia di bawah umur tentunya harus orang tua yang mengajukan permohonan pembuatan paspor anak. Salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah surat pernyataan pembuatan paspor anak. Orang tua tidak perlu membuatnya sendiri karena telah dipersiapkan di Kantor Imigrasi. Hanya saja harus membawa materai 6000 sendiri sebagai salah satu syaratnya.

Perbedaan Pembuatan Paspor Orang Dewasa dan Anak


1. Permohonan Paspor
Permohonan pembuatan paspor orang dewasa dan anak-anak sama. Hanya saja permohonan paspor anak dilakukan oleh orang tua. Kalau mengurusnya sama-sama di Kantor Imigrasi setempat. Sebelum sesi foto terlebih dahulu akan dilakukan pemeriksaan berkas. Namun untuk paspor anak saat sesi wawancara dan foto harus didampingi orang tua.

2. Catatan Pengesahan
Pada catatan pengesahan paspor orang dewasa dan anak juga berbeda. Dimana pada halaman keempat yaitu halaman catatan pengesahan (Endorsements), pada anak harus mencantumkan nama orang tua sedangkan paspor orang dewasa tidak.

3. Syarat Pembuatan Paspor Orang Dewasa dan Anak
Syarat pembuatan paspor orang dewasa dan anak memiliki banyak perbedaan. Untuk KTP pada pembuatan paspor anak digantikan dengan KTP kedua orang tua. Sedangkan data KK harus sama dengan KTP orang dewasa. Anak-anak juga harus memiliki data KK sesuai dengan KTP kedua orang tuanya.
Pembuatan paspor anak membutuhkan buku nikah atau akta perkawinan kedua orang tuanya. Sedangkan untuk akta kelahiran orang dewasa maupun anak pasti membutuhkannya. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah keberadaan surat pernyataan pembuatan paspor yang harus ditandatangani bermaterai 6000 oleh orang tua.

Gambaran Isi Surat Pernyataan Pembuatan Paspor Anak
1. Identitas Orang Tua


Dalam permohonan pembuatan paspor anak dilakukan oleh orang tua. selama proses pembuatan juga harus didampingi oleh orang tua. Salah satu syarat pembuatan paspor anak adalah surat pernyataan pembuatan paspor anak. Dalam hal ini surat pernyataan tersebut ditandatangani oleh orang tua dengan materai 6000.
Dalam surat pernyataan pembuatan paspor anak harus dituliskan identitas dari orang tua, bisa ayah maupun ibu. Identitas yang harus diisi adalah nama, tempat/tanggal lahir, alamat, pekerjaan, pendidikan dan nomor NIK.

2. Identitas Anak
Selanjutnya dalam surat pernyataan pembuatan paspor anak harus dituliskan identitas diri dari anak. Mulai nama, tempat/tanggal lahir, alamat, pekerjaan, pendidikan dan nomor NIK. Untuk pekerjaan, pendidikan dan nomor NIK bisa dikosongi.

3. Tujuan Dibuatnya Surat Pernyataan

Foto : Blogvitalchek.com
Dalam surat pernyataan tersebut harus dijelaskan apa tujuannya permohonan paspor anak, misalnya untuk liburan. Sebutkan juga negara tujuannya dan biaya ditanggung oleh siapa.

4. Tempat, Tanggal Pembuatan dan Tanda Tangan
Jangan lupa untuk menulis tempat dan tanggal pembuatan surat pernyataan itu. Kemudian tanda tangani surat pernyataan tersebut diatas materai 6000. Tuliskan juga nama orang tua.

Contoh Surat Pernyataan Pembuatan Paspor Anak

SURAT PERNYATAAN ORANG TUA
Yang bertanda tangan di bawah ini, saya:
Nama                                       : Antonius Suprapto
Tempat/Tanggal Lahir             : Surabaya, 12 Maret 1980
Alamat                                     : Jalan. Dr. Sutomo No.123 Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya
Pekerjaan                                 : Wiraswasta
Pendidikan                               : Magister
Pemegang KTP Nomor           : 3505441109800003
Selaku Bapak/Ibu, menyatakan bahwa semua persyaratan yang diajukan dalam rangka permohonan Paspor RI untuk dan atas nama anak saya dengan identitas berikut ini:
Nama                                       : Laksita Laurensia Suprapto
Tempat/Tanggal Lahir : Surabaya. 29 Desember 2015
Alamat                                    : Jalan. Dr. Sutomo No.123 Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya
Pekerjaan                                 : -
Pendidikan                              : Taman Kanak-kanak
Pemegang KTP Nomor          : -
Adalah benar dan sah serta dengan ini saya menyatakan tidak keberatan terhadap anak saya untuk bepergian ke luar negeri dalam rangka liburan yaitu ke negara Jepang. Bahwa keberangkatan anak saya tersebut sepenuhnya menjadi tanggungan pribadi/perusahaan/kantor/lembaga pendidikan
Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya, dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dalam bentuk atau cara apapun serta siapapun juga. Apabila ternyata dikemudian hari pernyataan saya tidak benar saya bersedia dituntut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Surabaya, 06 Januari 2020
Yang menyatakan,


(Nama Orang Tua)

Itulah informasi mengenai gambaran isi surat pernyataan pembuatan paspor anak. Ingin mendapat pengetahuan lebih banyak soal paspor anak? Ikuti terus informasi terbaru dari CekAja.com ya.
https://www.cekaja.com/info/cara-membuat-paspor-untuk-anak-beserta-syarat-dan-biaya/

25 comments:

  1. Mau nanya Kak. Jadi kalau untuk anak yang belum punya KTP sendiri gitu tapi usianya udah 17 tahun, apa mekanisme nya masih kayak gitu? Karena kan dia bukan anak" lagi sebenarnya. Hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harusnya kalo udah 17 tahun buat KTP dulu bang, baru KTP nya nanti sebagai syarat untuk membuat paspor. Nggak tau juga ya kalo masih bisa pakai Kartu Keluarga dan surat penyataan orangtua kayak di atas. Mungkin bisa dengan alasan yang kuat saat diwawancara.

      Delete
  2. MasyaAllah Mak Devi anak anaknya udah dibuatkan passport semua ya, saya baru buat untuk Futya saja alhamdulillah di Mesir, adiknya yg 8 bulan belum, malah lagi sakit.

    Smg menyusul secepatnya dalam keadaan berkah sehat dan selapang lapangnya Amin ya rabb. nicr info mom. Makasii

    ReplyDelete
  3. Aku kemarin mau coba bikin paspor buat mudik dari medan ke palembang transit via kuala lumpur. eh baru niat gak lama pindah ke pekanbaru. Udah batal deh, soalnya kalau dari pekanbaru, mudiknya bisa via darat. hehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo udah lapang, gpp dibuat mbak. Manatau sewaktu2 butuh.

      Delete
  4. Wah, ulasannya bermanfaat banget kak. Aku simpan ya mana tahu suatu saat bisa jadi referensi saat buat paspor anakku

    ReplyDelete
  5. Disave ini mah.. mana tau Allah kabulkan keluar negeri pertama langsung pergi umrah sama anak-anak. Aamiin.

    ReplyDelete
  6. makasih sharingnya kak devi,

    enak nya jadi anak-anak ga diwawancarai mau kemana bla bla, etapi jatohnya emaknya yang diwawancara yak hahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mamaknya cuma sebentar aja kok na. Asal nggak ada masalah ya.

      Delete
  7. Ternyata harus buat surat pernyataan dulu ya, okelah tak save dulu ini siapa tau mau buat paspor juga

    ReplyDelete
  8. Wahh, penting nih buat yg mau passport anak. Kadang kita datang datang aja syarat dan ketentuan blm tau. Jadinya terhambat prosesnya. Tq infonyaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebelum ke imigrasi bisa siap2 dulu dokumennya kan bang.

      Delete
  9. Artikel yang berfaedah nih Devi... menyosialisasikan ke masyarakat luas tentang cara membuat surat pernyataan untuk buat paspor anak. Btw, Devi and family mau traveling abroad nih kayaknya ya... ditunggu artikel selanjutnya yaa TFS

    ReplyDelete
    Replies
    1. Doakan ya kak Mia. Sekarang sih blom ada rencana.

      Delete
  10. Sekarang kan udah ada KIA itu mba devi, Kartu Identitas Anak, yang salah satu gunanya untuk dilampirkan pas pengajuan pasport anak. Butuh materai-materai lagi gak tu ya sama surat pernyataan tadi tu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya tetap butuh kak surat pernyataannya. Sebagai dokumen sah ijin kita sebagai orangtua untuk anak berangkat ke luar negeri.

      Delete
  11. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  12. Tahun lalu aku buat passport anakku, usianya masih balita btw, dan memang harus buat surat pernyataan dan harus ditanda tangani oleh ayahnya langsung, rempong banget jadi harus nelp suami lagi untuk datang ke imigrasi untung pegawainya baik2 mau nungguin sampe suami tiba 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak. Positif nya adalah pemerintah nggak sembarangan kasi ijin anak untuk buat paspor. Khawatirnya ada pihak yang menyelewengkan hak kita sebagai orangtua.

      Delete
  13. Pas kali, perlu info ini lah kak, tapi kayaknya tunda dulu buat paspor si kecil, biar skalian nanti buat utk adeknya, trus auto repeat gitu wkwkw

    ReplyDelete