Wishlisht Silaturahmi Berbonus Jalan-Jalan bersama Love OYO

February 19, 2020


“Ma, ayah pengen ketemu tiga orang yang cukup berarti dalam hidup ayah. Udah bertahun-tahun nggak silaturahmi ke mereka.”
“Ayok. Siapa aja yang mau ayah datengin?”
“Hariri, kawan kos 3 tahun di SMA; Abang, bapak kos waktu SMA; dan satu lagi Diki, kawan dekat ayah semasa di kampus dulu.”
“Berarti kita mau ke Sidempuan, Pandan, trus Siantar?”
“Boleh nya??”
“Mmm, kita berangkat pas libur Idul Adha aja ya. InsyaAllah ada rejeki dan kesempatan.”

💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗💗
Itu percakapan saya dan suami beberapa bulan lalu. Benar saja, dua hari sebelum Idul Adha kami berangkat menggunakan mobil pribadi dan full team sekeluarga. Malah ditambah mertua dan sepupu.
Idul Adha yang jatuh tepat di hari Minggu awalnya membuat kami khawatir sekolah anak-anak tidak libur di hari Senin dan Selasa esoknya. Karena jika dihitung-hitung dengan niat mengunjungi tiga orang di tiga kota yang berbeda, kami membutuhkan waktu sekitar lima hari. Itu juga sudah termasuk di perjalanan selama sehari pulang pergi.
Alhamdulillah, sepertinya niat kami dimudahkan. Anak-anak libur selama tiga hari tasyrik, artinya masih ada jeda satu hari untuk beristirahat di rumah setelah kembali ke Medan.
Persiapan telah kami lakukan sejak Kamis malam. Kebayang dong perjalanan dengan tiga bocah selama 12 jam. Kami harus menata mobil menjadi tempat yang nyaman untuk mereka selama di jalan. Kalau pun ada drama, kami sudah bersiap-siap dengan amunisi cemilan, buku gambar dan mewarnai, alat tulis serta beberapa mainan. Udah kayak mau pindahan aja rasanya.
Setelah sholat Jum’at esoknya, kami mulai berangkat dari rumah. Mulai masuk tol hingga keluar kota Tebing Tinggi, kami singgah sebentar menikmati segelas cendol panas penuh kenangan di pusat kota Siantar. Saya belum pernah menemukan cendol yang disajikan panas/hangat di kota lain yang pernah saya kunjungi. Kami tiba jam setengah 2 pagi di kota Padang Sidempuan dan menginap di rumah sepupu. Tidur pun tak terelakkan untuk melepas lelah di perjalanan.
Misi Silaturahmi
Esok pagi, kami mulai misi utama silaturahmi kami ke orang pertama.
Hariri, teman sekamar suami di kos saat SMA selama tiga tahun. Terakhir kali ketemu dengannya adalah saat resepsi pernikahan kami 10 tahun lalu. Ia tinggal dan menetap di kota ini karena amanah dari orangtua. Di samping pekerjaannya sebagai pegawai negeri sipil, ia ternyata mengembangkan usaha di bidang pertanian dan agrowisata. Senang sekali saat kami diajak ke kebun jambu air miliknya. Namanya Kebun Jambu Raisha. Tidak hanya kebun jambu, di tempat yang sama juga terdapat dua kolam ikan mas yang cukup luas dan pohon klengkeng. Saya serasa sedang berada di tempat wisata terkenal. Malah ini lebih bagus karena kami juga disuguhkan makan siang berupa makanan khas Mandailing. Rencananya tempat ini akan diperluas dan ditata untuk menjadi salah satu tempat agrowisata di kota Padang Sidempuan.

Misi silaturahmi selanjutnya kami lakukan ke rumah bapak kos suami dulu di kota Pandan, Tapanuli Tengah. Kota ini terletak di pesisir pantai barat Sumatera. Jaraknya sekitar 1,5 jam dari Padang Sidempuan. Kami berangkat setelah sholat Idul Adha dan sampai sebelum zuhur. Kami pun sempat mengunjungi SMA tempat kami menimba ilmu. Sekolah masa putih abu-abu yang penuh nostalgia dan kenangan. Tak banyak perubahan, masih tetap gagah dari luar. Cukup puas kami mengelilingi sekolah seluas 18 hektar itu.

Dok. Pribadi
Misi silaturahmi ketiga adalah ke rumah sahabat kental suami di masa kuliah. Sejak ia sakit dan pindah ke kota Siantar, kami sudah jarang bertemu. Alhamdulillah bisa mengunjungi ia dan keluarganya yang cukup membuat suami senang karena bisa bercengkerama setelah tidak bertemu bertahun-tahun. Singgah di kota ini kami lakukan di hari terakhir, yaitu saat perjalanan pulang menuju Medan.


Bonus Jalan-Jalan
Niat silaturahmi kami kali ini ternyata membuat kami bisa sekaligus jalan-jalan ke tempat wisata di sekitar daerah Tapanuli. Berikut tempat-tempat yang sempat kami  kunjungi di sela-sela niat awal silaturahmi kami.
Aek Sijorni
Sesuai namanya, Aek Sijorni adalah air yang jernih. Letaknya sekitar setengah jam dari pusat kota Padang Sidempuan, tepatnya di Kecamatan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan. Dikelilingi pohon kelapa, tempat wisata pemandian ini sebenarnya adalah air terjun yang memiliki 3 tingkat karena terdapat batu cadas berundak-undak. Yang paling tenang airnya tentu yang paling atas. Tapi lumayan capek juga mendaki hingga sampai ke lokasinya. Karena anak-anak ingin mencoba, pelan tapi pasti, kami bisa sampai juga. Lelah cukup terbayar dengan senangnya anak-anak bisa bermain di air yang sejuk, bersih tanpa ada pasir atau lumpur. Pemandangannya jangan ditanya. Sangat memanjakan mata.

Dok. Pribadi
Benteng Huraba

Dok. Pribadi
Benteng Huraba atau sering disingkat “Benhur” terletak di Kecamatan Batang Angkola, Tapanuli Selatan. Bangunan ini merupakan situs budaya dan sejarah yang merupakan tempat pertahanan rakyat sekitar saat terjadi Agresi Militer Belanda II. Di tempat ini terdapat meriam, benteng dan dinding relief yang menggambarkan perjuangan rakyat sekitar dalam melawan penjajah Belanda. Nama-nama korban saat itu pun tertulis di dinding.
Pantai Kalangan Indah
Pantai Kalangan terletak di kota Pandan, Tapanuli Tengah. Pantai ini cukup ramai dikunjungi karena ombaknya yang tidak terlalu besar sehingga aman untuk anak-anak bermain di tepi pantai. Airnya juga cukup jernih dan tidak terlalu berpasir. Pantai ini dikelilingi bukit hijau sehingga pemandangan yang disuguhkan cukup menarik hati. Kami sempat menghabiskan waktu menunggu anak-anak bermain air dengan menikmati keindahan matahari tenggelam di sore hari. Cantik sekali!

Dok. Pribadi
Pantai Pandan Carita
Pantai ini terletak di pusat kota Pandan. Pantai penuh kenangan bagi kami yang menjalani tiga tahun SMA di kota ini. Jarak sekolah kami pun cuma sekitar 500 meter dari pantai. Hampir setiap minggu pagi kami berjalan dari kos menuju pantai. Pemandangan khas dari pantai Pandan adalah Pulau Putri yang tampak di tengah laut. Masih teringat jaman alay dulu menulis keinginan di atas pasir dan menunggu ombak menghapusnya dengan harapan keinginan itu dikabulkan. Ahh,, kealayan masa lalu.

Dok. Pribadi
Sibio-bio Adventure Park
Kawasan adventure park ini baru dikenal sekitar 2-3 tahun belakangan. Terletak di Kabupaten Marancar, Sibio-bio sebenarnya adalah nama sebuah desa yang berada di daerah perbukitan. Dari pusat kota Sidempuan hanya diperlukan waktu 45 menit untuk sampai ke tempat ini. Awalnya saya tidak menyangka ada adventure park seru di tengah hutan. Banyak wahana yang dapat dinikmati anak-anak dan dewasa seperti ATV, jumper (trampolin), flying fox, bola air, sampan mini atau memberi makan kelinci. Anak-anak saya senang sekali bermain di tempat ini.  Lebih lengkapnya dapat dibaca di tulisan saya tentang Sibio-bio ya.

Bermain Trampolin di Adventure Park (dok. pribadi)
Aek Sabaon
Kawasan wisata ini letaknya tidak jauh dari Sibio-bio Adventure Park. Dengan tiket masuk 15 ribu rupiah per orang, tempat ini sangat saya rekomendasikan untuk dikunjungi jika ke Tapanuli Selatan. Saya merasa berada bukan di dalam negeri sendiri saat ke tempat ini. Desain tempat yang dibuat sangat apik, terdapat kolam yang besar di tengah kawasan, rumah ijuk yang berderet rapi, di tengah perbukitan hijau dan luas. Angin sore khas bukit membuat suasana semakin sejuk dan saya pun betah berlama-lama disini. Berbeda dari adventure park, Aek Sabaon lebih cocok untuk tempat bersantai menikmati keindahan alam perbukitan.

Dok. pribadi
Kuliner Khas Tapanuli
Tak lengkap rasanya jika jalan-jalan ke kota lain tanpa menikmati kuliner khas daerah setempat. Apalagi saya yang doyan makan. Nggak travelling aja cari makanan, hehe..
Sop Holat Ikan Mas Bakar
Namanya sop, tapi penampakannya ikan mas bakar yang diberi kuah berwarna putih dan “berampas”. Bahan utama kuah sop adalah batang “balakka” yang pohonnya banyak tumbuh di atas padang rumput Tapanuli Selatan. Disajikan dengan potongan pakkat (rotan muda) di atasnya, makanan ini memadukan rasa kelat, asin, gurih yang bercampur dengan rasa ikan bakar yang maknyuss sekali.

Sop Holat Ikan Bakar (travelkompas)
Ikan Bakar Sambal Sibolga
Ikan bakar ini tampak seperti ikan bakar biasa. Namun karena daerah Tapanuli Tengah dan Sibolga yang berada dekat dengan laut, menjadikannya sangat mudah untuk mendapat ikan segar untuk segera dibakar. Yang membuat khas adalah sambalnya. Dibuat dari cabe yang diblender halus, potongan bawang merah dan tomat segar ala Sibolga asli. Cocok disantap bersama nasi putih hangat.

Sumber : javoindonesia
Sate Nauli
Sate nauli ini cukup terkenal di kota Padang Sidempuan. Letaknya di sekitar pasar utama dan sudah ada sejak dulu. Kuah sate bisa dipilih, apakah kuah padang atau kuah kacang. Kalau saya sih lebih suka kuah padang. Sate nauli biasa disantap dengan kerupuk kulit/jangek atau keripik singkong pedas yang menambah citarasa sendiri untuk sate ini. Sate yang dijual pun tidak hanya sate daging, ada juga sate lidah, hati, jantung dan kerang.

Sumber : usu.repository
Tempe Sambal Takar
Makanan ini saya temukan saat di Sibio-bio Adventure Park. Awalnya saya heran dengan sambal takar. Ternyata tempe disajikan seperti tempe goreng balur tepung, namun sambal kecap disajikan dengan wadah dari batok kelapa yang disebut takar. Penyajian sambal yang cukup unik khas Tapanuli Selatan selain kopi takar.

Tempe Sambal Takar (dok.pribadi)
Perjalanan selama 5 hari kami lalui dengan hati senang dan dapat menyegarkan pikiran kembali setelah rutinitas sehari-hari di kota Medan. Walaupun ada yang saya rasa masih kurang karena tidak sempat menginap di sekitar kota Sibolga atau kota Pandan. Hmm,,, saya bertekad harus bisa kesana lagi dan menginap tahun depan. Sebagai kota bersejarah bagi saya dan suami yang sempat mengenyam pendidikan tiga tahun disana, rasanya sehari tidak cukup untuk memuaskan kerinduan. Tapi,, di hotel mana saya dan keluarga akan menginap ya? Pastinya saya ingin penginapan yang bersih, nyaman, gampang diakses dan dipesan, serta ringan di kantong tentunya.

OYO, Solusi Penginapan Terbaik
Kebetulan saya melihat ada iklan OYO Hotels di sosial media saya.
OYO Hotels, atau biasa disebut OYO adalah jaringan pelayanan hotel hemat di India yang didirikan oleh Ritesh Agarwal pada tahun 2013. Hingga saat ini, OYO telah berkembang menjadi lebih dari 8.500 hotel di 230 kota di India, Malaysia, Nepal, Cina, dan Indonesia.

Iseng saya mencoba untuk mencari penginapan murah di sekitar kota Sibolga dan Tapanuli Tengah. Awalnya sempat ragu karena keduanya adalah kota kecil yang cukup jauh jaraknya dari kota Medan. Jarang banget kan aplikasi seperti ini menjangkau kota-kota kecil yang jauh dari kota besar, hmm...

Namun betapa bahagianya saya saat melihat ada dua penginapan yang terdaftar di aplikasi OYO dan letaknya di dekat pantai Pandan. Saya cukup mengetik kata "sibolga" di kolom pencarian di situs , dan langsung muncul penginapan atau Hotel Murah di Pandan-Sibolga  tersebut. 




Pilihan saya sepertinya jatuh pada OYO 1500 Mh Homestay yang saya lihat melalui web OYO. Dari gambarnya, kamarnya cukup bersih dan nyaman. Harganya juga cukup ringan di kantong.

Yeayyy,,,, kayaknya bakal jadi nih kesana lagi tahun depan. Untuk kembali mengukir cinta dengan saudara, teman dan kerabat nun jauh disana. Ahh... sebentuk cinta dari OYO Hotels yang memudahkan niat silaturahmi ke orang-orang yang kami cintai. Nggak perlu pusing cari penginapan, ternyata di OYO gampang banget untuk pemesanannya. Kuy langsung cek ke ig dan twitter nya.

Terima kasih OYO,, saya jadi punya cinta yang baru, cinta kamuuuuuu!!!!💗💗💗





You Might Also Like

58 comments

  1. Masya Allah indahnya silaturahmi. Mbak dapat banyak bonus. Bisa jalan-jalan dan menikmati kuliner khas daerah. By ponesyam

    ReplyDelete
  2. Duh mamaaaaak, lihat foto gandengan tangan sama suami sungguh mesraaaa. Semoga sakinah mawadah warahmah selalu ya mak. Sate Naulinya ya ampuuun, jadi kangen saya makannya. Banyak banget ini bonusnya ya kalo nginep di OYO. Family time jadi lebih berkesan.

    ReplyDelete
  3. Seneng banget za kak bisa silaturahmi trus jalan2 kayak gitu. Wisata alam dan kulinernya bikin pengen kesana. Penginapan Oyo juga murah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, apalagi tambah promo. Makin mupeng jadinya mbak

      Delete
  4. wah seru banget ya kak jalan2 sekaluan silahturahmi...btw sy jg pelanggan setia OYO kalau lagi keluar kota ga bingung cari penginepan krna ada OYO dengan segudang fasilitasnya

    ReplyDelete
  5. Allah memang begitu baik ya mbak, kita minta apa dikasih bonus apa hehehe. Niatnya silaturahim aja eh bonusnya jalan jalan plus kulineran, eh hotelnya sangat mudah akses, fasilitas lengkap pula luv oyo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maha Baik mbak, niatnya apa, dikasinya berlebih-lebih..

      Delete
  6. Indahnya silaturahmi ya kak dengan penginapan OYO yang fasilitas dan aksesnya mudah ya kak, jadi dobel dapatnya ya kak silaturahmi berbuah jalan2yang penginapannya di OYO dapat jelajah wisata dan kulinernya juga.

    ReplyDelete
  7. Alhamdulillah...senangnya. Jalan² sambil silaturahmi dan piknik. Trus hotelnya OYO, bersih dan terjangkau...Sip...love-love

    ReplyDelete
  8. Pasti bahagia banget ya mbak itu suaminya, bisa silaturrahim sama orang-orang yang begitu dekat tapi gak pernah ketemu. Rasanya pasti terharu, bahagia dan kangen banget, pengennya ngobrol aja terus, hehe. Apalagi ada bonus jalan-jalannya bareng anak dan istri.

    ReplyDelete
  9. Perjalanan yang sangat menyenangkan ya Mbak, terlebih ada OYO dengan harga kamar yang terjangkau dan tersebar di berbagai kota di Indonesia.

    ReplyDelete
  10. Hwaaa jalan-jalannya bikin ingin apalagi yang ke pantai. Tapi aku lebih suka liat makanannya. Penasaran banget sama sop holat ikan mas, sate nauli sama ikan bakar sambal sibolganya. Laper akutu baru liat gambarnya aja padahal :)

    ReplyDelete
  11. Ini mah namanya paket lengkap hihi. Dari silaturahim sampe liburan, nginepnya pake oyo pula. Mantap

    ReplyDelete
  12. Wah Indah banget spot yang difotonya mbak, jadi pingin mengunjungi tempat-tempat tersebut, apalagi kulinernya bikin penasaran.

    ReplyDelete
  13. Serunya bisa silaturahmi sekaligus jalan-jalan. Aku bacanya kok jadi ikut berasa bahagia gitu. Mana lagi di berbagai kota juga sudah tersedia OYO yang bisa jadi pilihan akomodasi sementara dengan budget terjangkau ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terharu ya mbak OYO bisa menjangkau kota kecil yang cukup jauh dari kota besar.

      Delete
  14. Ahhh keren bgttt
    Benhur, holat, pantai pandan dan ikan bakar sibolg, rinduuu. Dulu saya pernah ksana huhu

    ReplyDelete
  15. Silaturahmi napak tilas begini membuat flashback ke kenangan masa-masa dahulu. Saya dan istri udah beberapa kali melakukannya, napak tilas jaman kuliah dulu di Malang :)

    ReplyDelete
  16. Aisssh kalo ke Sibolga lagi titip keripik pedas Sibolga ya..

    Terinya bikin nagih, makan kripik pedas makin gurih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu oleh-olehnya mak.. Nggak ada duanya keripik pedas sibolga itu.

      Delete
  17. Asyik silaturahmi sambil jalan-jalan. By phone syam

    ReplyDelete
  18. Berati kakak sama Abang, teman SMA ya? Atau temen jadi demen, sahabat jadi cinta 😂
    Aku mau jujur, sering kali lewat aek sijornih kalau pulang kampung ke pasamaan barat kampung suami kakk Una, tapi sekali pun gak pernah kami mampir, rame kali kalau lebaran ituu hahahaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahh,,, temen jadi demen kayaknya, wkwk.. Singgah na ke aek sijorni. Seru lho.

      Delete
  19. Ya Allah ... saya mupeng sama makanan ikan-ikanan dari SUmater Utara ... kapan ya bisa merasakannya. Hm, ada OYO ya yang bisa membantu biaya akomodasi lebih murah. Semoga bisa ada rezeki ke sana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sumatera Utara emang surga kuliner ya mba. Tinggal di sana sebulan penuh aja, dijamin deh berat badan langsung naik, timbangan geser ke kanan, karena makannya enak-enak terus. Hahaha

      Delete
    2. Ada temen yang bilang di Medan makanannya nggak ada yang nggak enak mbak. Yuk diagendakan kesini. Ada OYO lho untuk penginapannya, hehe..

      Delete
    3. iya mbak mutia,, pulang dari Medan harus diet jadinya.

      Delete
  20. MasyaAllah, terlaksana juga ya keinginan suami untuk bersilaturahmi ke teman-teman lama. Aku jadi kepikiran juga untuk bersilaturahmi ke bapak/ibu kost jaman kuliah dan awal bekerja dulu. Tanpa mereka, entah apa jadinya aku. Apalagi silaturahmi itu kan memperpanjang rezeki, ya. Aamiin.

    Habis jalan-jalan, ternyata kita samaan ya? Selalu pilih OYO sebagai akomodasi pilihan. Asyik memang nginep di sini, harga terjangkau dengan fasilitas komplit. Love OYO deh pokoknya.

    ReplyDelete
  21. Alhamdulillah ya mbak, silahturahmi itu selalu membahagiakan. Silahturahmi, jalan-jalan, kulineran, quality time sama keluarga bias didapat ya mbak. Apa lagi ada fasilitas OYO hotel makin nyaman ya.

    ReplyDelete
  22. Ini kulinernya beneran menggoda iman...sekalian juga list jalan-jalan, bisa disimpan kalau ke sana. Sungguh silaturahmi yang sekalian nambah hepiii karena wisata sana-sini. Ketambahan kalau nginapnya di OYO, lengkap pasti! Fasilitas oke harga terjangkau banget!

    ReplyDelete
  23. Enaknya pakai OYO harga terjangkau banget dan ada di mana-mana ya mba. Jalan-jalan makin hepi

    ReplyDelete
  24. Ini seru sekali, Mbak Devi. Sekali mendayung, 3 pulau terlampaui. Silaturahmi iya, jalan-jalan iya, wisata kuliner iya, bonusnya nginap di hotel horeee.
    Awalnya pas Baca Tempe Sambal Takar seperti apa ya? Apa ada tambahan lain ke tempe yang namanya takar? Ternyata batok kelapa itu namanya Takar ya, Mbak hehehe.

    ReplyDelete
  25. Emang silaturahmi ini membuka jalan yang sebelum nya tak terpikirkan ya kan,dapat manfaat banyak bangt sekali jalan y kak

    ReplyDelete
  26. Ayah saya asli PaSid lho mba.
    Tapi saya sekalipun blom pernah mengunjungi tempat tempat wisata di atas.
    Duluvpas saya msh sering mudiik, tmpt tmpt wisata itu semua blom ada.

    Karena nenek dan ayah saya sudah tiada, kami blom prnh pulkam lagi.

    ReplyDelete
  27. Asiknya bisa siraturahmi bareng teman lama sekalian jalan - jalan dan makan - makan. jadi kepikiran untuk jalan - jalan ke Sumatra Utara

    ReplyDelete
  28. Wow OYO Hotel jangkauannya luas banget ya, aku pikir cuma d Jakarta aja, memang OYO solusi banget buat staycation dengan harga yang terjangkau dengan fasilitas OK

    ReplyDelete
  29. Yeayy kakak sekeluarga lebaran kemaren bakar² ikan lohh di Pantai Kalangan Indah, Pandan. Kebetulan adik nomor dua dpt org sana jd diundang kelg besar nya halal bi halal di tepi pantai. Mantul OYO yaa di mana² adaa

    ReplyDelete
  30. Wah seneng banget ya mbak bisa jalan-jalan sekeluarga. OYO emang sahabat para traveller banget nih

    ReplyDelete
  31. asyik banget ini, bisa silaturahmi, piknik, kulineran pula.
    Saya baru tahu ada cendol yang disajikan panas/hangat, biasanya kan es cendol ya

    ReplyDelete
  32. wuah, menanti review oyo nya nih...

    ReplyDelete
  33. Wah nammanya sate nauli ya? Aku taunya sate pasang dan itu favorit aku bangeeeettt.. kuahnya itu lho.. lamak!!!

    ReplyDelete

Instagram