Ombè Koffie Medan : Kenyamanan dalam Sebuah Cafe

Menjelang ramadhan biasanya saya dan keluarga berziarah ke beberapa makam saudara yang telah mendahului berpulang. Cuaca Medan saat itu cukup bersahabat, tidak terlalu panas dan juga tidak hujan. Berkeliling beberapa lokasi pemakaman cukup membuat kami lelah dan akhirnya memutuskan untuk beristirahat di tempat yang ada menu kopi nya. Suami saya adalah penikmat kopi yang jika sehari saja tidak minum cairan pahit berkafein itu, rasanya pasti ada aja yang kurang.

Mungkin juga karena sudah masuk waktu makan siang, membuat kelelahan yang berefek pada kepala yang mulai nyut-nyutan. Kami harus memilih tempat yang cukup nyaman berhubung kami membawa bou mertua, uwak dan anak-anak. Tiba-tiba saja suami teringat dengan cafe tempat sepupu kami bekerja yang tidak jauh jaraknya dari pemakaman di samping Sungai Deli, tempat kami berziarah sebelumnya.

Pilihan pun jatuh pada cafe tersebut yang bernama Ombè Kofie Medan. Cafe ini berdiri di akhir tahun 2020. Ombè Kofie adalah usaha waralaba yang pada awalnya dikembangkan oleh Jason dan istrinya Wiwid di daerah Pluit, Jakarta Utara. Konsepnya adalah memberikan rasa kopi enak berkualitas (truly good coffee) dan pelayanan yang baik pada para pelanggan. Nama ombè sendiri diambil dari bahasa Jawa Ng'ombe yang artinya minum.

Konsep tersebut cukup memberikan feedback positif pada usaha mereka. Akhirnya mereka mulai mengembangkan sayap dengan membuka cabang dan waralaba. Salah satu waralaba Ombè Kofie berada di Jalan S. Parman nomor 207A, Medan. Tepatnya di samping Bank Mandiri. Lokasi yang cukup strategis di pusat kota Medan membuat cafe ini cukup ramai dikunjungi. 

Tak lama kami pun sampai di Ombè Kofie dan disambut hangat oleh pelayan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan. Tempatnya yang cukup luas dengan desain interior menarik langsung membuat saya dan anak-anak jatuh hati dengan cafe ini. Area merokok pun terpisah dengan area tidak merokok. Konsep seperti ini penting bagi saya karena saya tidak suka bau asap rokok yang berpotensi mengganggu waktu santai saya bersama keluarga.

Mendapat posisi duduk yang cukup nyaman, pelayan segera datang memberi daftar menu makanan dan minuman untuk kami pilih. Yang doyan kopi cuma satu orang, lainnya malah bingung mencari minuman lain. Tak seperti tempat ngopi lainnya, menu yang ditawarkan di Ombè Kofie Medan tak melulu soal kopi dan roti. Ada juga nasi, spagheti, pancake, sosis, kentang, dan makanan ringan lainnya. Pas sekali untuk anak-anak dan orangtua kami pun bisa punya pilihan makanan sebagai makan siang.

Menu pilihan kami hari itu adalah chicken sambal matah, sosis kentang goreng, nutella french toast, dan waffel. Untuk minuman ada jus jeruk yang lebih cocok untuk anak-anak dan orangtua serta es coklat. Kebetulan sepupu kami memang sedang jadwal shift pada saat kami kesana. Jadilah dapet momen silaturahminya juga, alhamdulillah.

Sambil asyik mengobrol tak lama pesanan kami pun datang. Saya yang sempat ingin membuat pesanan tambahan langsung mengurungkan niat melihat porsi pesanan kami sebelumnya yang ternyata cukup banyak. Nasi gorengnya cukup untuk saya romantis ama suami dengan makan sepiring berdua. Porsi waffel dan roti nya juga cukup banyak untuk disantap hanya sendiri. Jadilah saya kembali jadi tim comot sana comot sini yang bisa mencicipi beberapa makanan sekaligus.

Chicken Sambal Matah

Nutella French Toast

Waffel

Sausage & Fries

Dengan menu yang dibandrol antara Rp 50K hingga Rp 120k, membuat harga segitu cukup pantas untuk dikeluarkan. Dari semua pesanan kami, saya bisa bilang semua enak. Rasa oke, tampilan oke, porsi nendang banget. Yang jelas nggak bakal nyesel  deh kalo mau kesana lagi. Saya masih ingin mencicipi menu lain yang belum saya pesan.

Anak-anak yang jelas doyan ama makanan mereka. Minumannya apalagi. Es coklat yang dibuat dari bubuk coklat asli dan dicampur cairan gula dengan tingkat manis pas. Nyaris langsung habis bahkan sebelum makanan mereka datang. Bahkan kemarin si kakak minta makan di Ombè Kofie lagi.

Desain interior yang cukup instagrammable membuat pelanggan betah dan nyaman untuk sekedar mengambil foto di beberapa sudut cafe. Bagi yang suka suasana dengan partisi, lampu dan hiasan pot lengkap dengan tanaman hidup, cafe ini sangat layak untuk dikunjungi. Memberikan kesan alam yang dibungkus dalam desain apik yang santai namun elegan.

Menu minuman andalan di cafe ini adalah specialty coffee berjenis arabika dari biji kopi yang berasal dari berbagai daerah. Antara lain Gayo, Brazil, Kosta Rika, dan Flores. Penyajian yang ditawarkan untuk kopi adalah dengan single origin yang dibuat dengan satu jenis biji kopi dari satu daerah, atau dark side yang dicampur/diblend dari biji kopi beberapa daerah. Sedangkan untuk makanan, chicken tuscan menjadi salah satu menu favorit yang banyak dipesan pelanggan. Akkk,,, belum sempat icip euy. Next coming aja lah ya berdua ama suami,, hehe..

Menu Kopi Ombe Kofie Medan (sumber instagram)

Bagi yang ingin mencicipi kopi dan makanan di Ombè Kofie Medan, bisa langsung datang ke tempatnya ya. 

Ombè Kofie Medan

Jalan S. Parman No.207A

Jam buka :

Senin - Kamis 9.00-21.00 WIB

Jum'at - Minggu 9.00-22.00 WIB

SNC : Suatu Jalan Untuk Belajar dan Memperbaiki Diri

Masuk ke komunitas Spirit Nabawiyah Community (SNC) adalah cara saya untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Sudah lama saya mencari kumpulan teman-teman yang sevisi, tempat saya bisa belajar banyak hal, saling menyemangati untuk kebaikan. 

Diawali kepo dengan status dan ajakan sedekah seorang teman. Lalu ikutan sedekah dan bertanya tentang komunitas yang dia ikuti. Sejak beberapa tahun lalu saya sudah sering ketemu dia di acara Petualangan Mimpi yang merupakan acara untuk meningkatkan kemandirian anak-anak. Ternyata tak lain karena acara tersebut merupakan kerjasama suatu lembaga konsultasi dan pengembangan anak dengan komunitasnya.

Saya semakin pengen tau. Kok mau ya dia ngumpulin sedekah dari orang-orang? Apa nggak malu? Kenapa sedekah harus ngajak orang lain? Berbagai pertanyaan yang saya simpan dalam hati namun nggak berani untuk bertanya langsung ke orangnya. Karena kami berteman di media sosial, mau tidak mau saya sering melihat status teman saya itu di berbagai sosmed. Semua statusnya semakin membuat saya penasaran dan akhirnya memberanikan diri untuk bertanya.

Saya tu langsung nyess melihat tagline si komunitas : Allah Dulu, Allah Lagi, Allah Terus. Pengen ih terus konsisten menghadirkan Allah dalam hati dan kebiasaan sehari-hari. Mengawali hari dengan mendekat ke Allah, beraktivitas dengan tetap mengingat Allah. Biasanya tu saya sering terdistraksi dengan hal lain. Tentunya distraksi dunia. Alasan sibuk di kantor, alasan sibuk kerjaan rumah, alasan sibuk ngurus anak,, sampai seolah-olah 24 jam sehari itu nggak pernah cukup waktu untuk menyelesaikan semuanya. Boro-boro mau tilawah, ngaji, antar sedekah😧😭. Ku ingin berubah!!

Singkat cerita dari hasil tanya jawab saya dan dia, akhirnya saya memutuskan untuk masuk ke komunitas yang dia ikuti. Spirit Nabawiyah Community atau biasa disebut SNC dan saya pun terdaftar sebagai Sygma Learning Consultant (SLC) sejak akhir Agustus 2020.

Apa itu SNC?
SNC adalah suatu komunitas yang diikuti oleh para ibu, namun juga ada bapak-bapak dan anak gadis di dalamnya, hehe.. Awalnya SNC seperti komunitas para penjual buku siroh dan Islam dari suatu penerbit, yaitu Sygma Daya Insani (SDI). Berbeda dari penerbit lain, SDI banyak memfasilitasi proses belajar untuk menjadi muslim yang bermanfaat bagi orang lain di sekitarnya. Terutama dalam menggaungkan siroh nabi dan rasul ke generasi jaman now.

Dengan program #BerantasButaSiroh, SDI melalui beberapa komunitas reseller yang digawanginya, juga menggalang kebaikan untuk banyak anak muslim. Anggota komunitas diajak untuk mengumpulkan sedekah dari orang-orang untuk dibelikan buku-buku SDI yang akan diwakafkan ke lembaga pendidikan Islam seperti sekolah, madrasah, rumah tahfidz, panti asuhan dan lembaga lainnya yang memerlukan.

MasyaAllah,, saya ingin ambil peran disini. Saya sendiri ingin melengkapi buku-buku tersebut di rumah. Apa daya kekuatan uang masih terbatas. Pelan-pelan saya memberanikan diri ikut arisan 10 bulan untuk menghadirkan buku 24 Nabi dan Rasul Teladan Utama di rumah saya. Untuk siapa? Untuk saya sendiri dan pastinya untuk anak-anak saya tercinta.

Cukup lama saya menjadi silent reader di grup whatsapp komunitas. Namun melihat banyaknya ilmu siroh yang dibagikan membuat saya ingin lebih berpartisipasi lagi. Saya ingin bisa menawarkan buku-buku bergizi ke orang di sekitar saya. Saya ingin ikut mengumpulkan sedekah orang-orang untuk buku yang akan diwakafkan. Saya ingin meningkatkan iman dan islam saya dengan mendekat ke orang-orang baik yang ada di grup. Saya ingin meningkatkan kemampuan diri dalam hal marketing dan komunikasi. Mulai muncul keinginan saya untuk BERGERAK lebih lagi demi bermanfaat bagi orang lain.

Setiap hari selalu ada sapa pagi untuk mengingatkan kebaikan. Dalam seminggu ada waktunya untuk kupas buku siroh, saling kenalan antar anggota grup, webinar untuk peningkatan keimanan, jadwal seminar/webinar pengasuhan, info kelas belajar meningkatkan kemampuan dan lainnya. Berbagai manfaat saya rasakan benar-benar masuk ke hati dan pikiran bahkan kebiasaan saya sehari-hari.


Perlahan-lahan saya mulai berkomentar dan bertanya di grup. Sekedar menjawab salam mak Diaz sebagai SPV kami. Di bulan September saya beranikan diri untuk ikut kelas pejuang wakaf. Semata-mata karena saya ingin turut berpartisipasi walaupun sedikit dalam mengenalkan kisah para teladan dalam Islam, yaitu nabi, Rasul dan para sahabat Rasulullah.

Saya pribadi awalnya merasa malu karena dalam 34 tahun saya hidup di dunia, minim sekali pengetahuan siroh yang saya miliki. Saya tak tau bagaimana kisah keimanan para teladan yang sering disebutkan namanya dalam Al Qur'an. Saya tak tau nama-nama sahabat Rasulullah selain khulafaur rasyidin yang pernah saya pelajari di bangku sekolah. Saya tak tau bagaimana seseorang bisa mencintai Tuhannya, Rasulnya dan saudaranya hanya karena Allah. Di SNC, saya belajar sedikit-sedikit dari kupas buku dan sesi sharing tentang siroh melalui grup wa. 

Saya pernah mendengar, orang-orang baik akan didekatkan dengan orang baik pula. Bukan karena mereka semua sudah baik, namun bersama-sama ingin berproses menjadi lebih baik lagi. Saya merasa banyak kekurangan pada diri saya, khususnya dalam hal pengetahuan Islam. Saya ingin mengisi kekurangan itu dengan bergerak untuk belajar. SNC menjadi media yang dipilih Allah untuk saya dalam hal ini. Mudah-mudahan saya bisa istiqomah untuk bisa lebih baik lagi. Amin.

Apa aja sih yang saya dapatkan di SNC? Kok saya pede dan yakin banget kalo SNC memang jalan untuk saya belajar dan memperbaiki diri lebih baik lagi? Bukannya cuma komunitas emak-emak penjual buku yang paling ada bumbu-bumbu cerita ala emak rempong?

Kalo dibahas dalam satu tulisan kayaknya bakal panjang banget. Nanti saya ceritain di sesi selanjutnya ya. Mudah-mudahan sedikit bisa bermanfaat buat orang-orang yang ingin berproses menjadi lebih baik lagi. 

Pesan saya, berkomunitas lah sesuai dengan passion kalian. Yakinlah orang-orang yang sevisi dan satu tujuan dapat memberikan kita berbagai hal positif dan wawasan yang lebih luas lagi. Hobi/passion yang sama akan membuat kita lebih nyaman dalam belajar dalam komunitas. Yang jelas kita akan merasa lebih BAHAGIA untuk turut berpastisipasi dalam menjalankan peran dalam komunitas yang dipilih.

Karena perjuangan terasa hambar jika hanya untuk dunia. 

Mendadak Liburan di Hotel Niagara Prapat

Liburan bagi saya itu jarang sekali direncanakan. Jangan ditiru sebenernya. Karena tetap yang terencana akan lebih baik dari yang blas aja ngalirnya. Berbeda dengan suami saya yang kalo mau ngapa-ngapain udah direncanakan dari jauh-jauh hari sebelumnya. Sering tuh tiap wiken atau hari libur yang awalnya niat di rumah aja, tiba-tiba muncul ide keluar dari mulut istrinya tercinta untuk jalan-jalan padahal suami udah setel diri buat leyeh-leyeh seharian. Langsung ngedumel paksu ama kebiasaan istri yang berbanding terbalik ama dia, hehe...

Kebiasaan jarang terencana ini memang kesannya bikin grubak grubuk untuk menyiapkan perlengkapan yang diperlukan. Dulu itu masih sering banyak barang ketinggalan. Untung banyak in*****et atau al****rt yang mengerti kebutuhan orang kayak saya. Tinggal mampir dan beli deh. #nyengirkuda

Tapi seiring dengan berjalannya waktu, kemampuan saya pun terasah untuk menyiapkan segala sesuatu dengan kilat dan minim ketinggalan. Pak suami bilang saya tu sigap kayak tentara, blom tau dia istrinya ngos-ngosan juga sebenernya.

Kemampuan saya diuji beberapa minggu lalu saat suami ditelepon bos kantornya. Pagi-pagi gaesss,,, dia masih ngorok. Terima telpon pun setengah sadar. Setelah selesai, dia langsung bilang kalo dia ada kerjaan di Prapat. Keluarga harus ikut semua. Padahal sop ayam saya masih nangkring di atas kompor, hadeuh...

Saya pun langsung bergegas dan membangunkan anak-anak. Ini judulnya mendadak liburan yang notabene nemenin si ayah kerja juga. Masalah penginapan dan lainnya biar suami yang mengurus. Saya mempersiapkan baju masing-masing anak termasuk baju saya dan suami untuk dimasukkan ke dalam koper dan tas. Tak lupa bekal makanan dan minuman selama di perjalanan termasuk printilan yang harus dibawa. Dua jilid buku Sains Qur'an juga turut serta biar bisa dibacakan ke anak-anak saat mereka bosan.

Hotel Niagara Prapat


Setelah yakin semua masuk ke mobil, kami pun berangkat jam 11 siang. Harapannya bisa santai di jalan dan singgah makan siang di daerah Tebing Tinggi.

Perjalanan alhamdulillah lancar. Rasanya udah lama sekali nggak jalan ke arah Prapat dan menikmati pemandangan indah Danau Toba. Sekitar jam 5 sore kami sampai di Prapat dan alhamdulillah kamar sudah dipesan di Hotel Niagara. Anak-anak langsung seneng ngeliat tempatnya yang luas. Lapangan bermain lengkap dengan beberapa permainan juga ada dan langsung menyuguhkan pemandangan Danau Toba dari atas.







Hotel Niagara memang terletak di puncak bukit. Bukit lain yang mengelilingi Danau Toba dapat jelas terlihat. Maha Karya dari Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan penampakan alam seperti itu. Awan tebal tampak memayungi danau dan menutupi puncak bukit lainnya. MasyaAllah... indah sekali tempat ini.

Masuk ke dalam lobi hotel kami tetap harus menjalankan protokol kesehatan dengan mengecek suhu tubuh dan menggunakan hand sanitizer yang disediakan di depan pintu. Kami pun langsung check in dan menuju kamar di lantai 1 dengan menggunakan eskalator. Udah kayak mall jadinya, hehe..



Pintu kamar terbuka dan anak-anak langsung jingkrak-jingkrak karena kamarnya cukup luas dan nyaman. Ditambah lagi teras kamar yang menghadap kolam renang. Mereka makin bahagia dan minta langsung nyebur kolam. Tapi karena hari udah mulai malam, mandi di kolamnya ditunda sampai besok pagi. Udaranya aseli dingin banget dan angin bertiup cukup kencang sore itu. Bikin mager lah pokoknya.



Anak-anak langsung heboh minta mandi air hangat di bawah guyuran shower yang selalu mereka cari saat menginap di hotel. Beberapa kali jika sedang ada promo kami memang suka staycation di hotel kota Medan. Bagi anak-anak itu cukup menyenangkan walaupun cuma tidur uwel-uwelan sekamar selama satu malam, bermain di kolam renang, dan sarapan yang cukup banyak menunya.

Bahagia yang cukup sederhana namun cukup bisa meningkatkan hubungan saya dan suami sebagai orangtua dan anak-anak kami.

Kamar mandi cukup berisik dengan tiga anak yang bermain air, rebutan sabun dan shampo. Namun tak jarang mereka tertawa berbarengan karena si abang usil banget ama adek-adeknya.

Setelah mandi, anak-anak langsung mengganti baju dan makan malam dari bekal makanan yang saya bawa dari rumah. Cukup lah mengisi perut anak-anak untuk malam ini. Kami juga akan malam di resto samping kolam renang dengan tim kerja si ayah dan keluarga lainnya. Jadi tidak harus repot lagi keluar hotel dan mencari makanan. Anak-anak saya pesankan pancake yang merupakan makanan kesukaan mereka. Hmmm,, nyummy!! Mereka sampai habis dua porsi, hehe... Mungkin karena udara cukup dingin yang membuat mereka jadi lapar terus. 

Selesai makan, si ayah lanjut bekerja dengan rekan kerjanya. Kami memutuskan untuk kembali ke kamar karena hembusan angin terasa cukup menusuk membuat badan agak menggigil. Di kamar saya bisa membacakan buku untuk anak-anak dan bermain bersama mereka.

Si ayah kembali ke kamar jam setengah 1 pagi. Awalnya semua anak sudah tertidur. Namun si kakak tiba-tiba terbangun karena ingin buang air kecil dan lanjut nggak bisa tidur lagi hampir semalaman. Jadilah saya pun tak bisa tidur nyenyak karena terus digangguin bocah yang nggak sabar menunggu pagi demi main di kolam renang,, hufttt...

Pagi menjelang. Selesai sholat subuh anak-anak langsung minta keluar. Padahal masih agak gelap gaesss.. Tapi apalah daya kalo anak udah memaksa. Sekedar jalan di sekitar kolam dan memandang indahnya danau terbesar kedua di dunia itu. Fabiayyi ala irobbikuma tukadzziban. Nikmat yang sempurna saat bangun di pagi hari.

Mengingat masih terlalu pagi dan jadwal sarapan di restoran hotel belum dimulai, kami mengajak anak-anak bermain di taman sekaligus olahraga jalan tipis-tipis. Nggak ketinggalan foto-foto dong.. karena banyak spot foto yang sayang banget dilewatkan oleh mamak-mamak sok eksis kayak saya, wkwk.






Puas berfoto menemani anak main, kami lanjut sarapan ke resto hotel. Agak ngantri sih, wajar karena saat itu pengunjung juga sedang ramai. Lagi-lagi sarapan dengan menghadap danau. Wajar sih ya.. karena Danau Toba adalah ikon wisata di daerah ini. Tapi biarpun dimana-mana ngeliat danau, si danau tetap cantik aja rasanya.


Menu sarapan cukup enak dan cocok di lidah. Anak-anak makin nggak sabar untuk segera ke kolam setelah menghabiskan makanan mereka. Jadi aja momen sarapan nggak terlalu lama dan kami segera kembali ke kamar untuk bersiap-siap menceburkan diri ke kolam renang. Kirain bakal lama main airnya, eh ternyata baru 15 menit udah pada minta selesai. Airnya dingin banget kata mereka, hihi... 

Di kamar mereka mandi air hangat dan bersiap-siap untuk ke arena bermain rubah terbang alias.... flying fox :D Mamaknya juga sih yang pengen. Udah lama banget nggak main begituan. Biasa selalu jadi geng jagain tas karena dulu anak-anak masih bayi balita. Sekarang udah bisa eksis lah dikit.


Ternyata arena bermain luas banget lho. Nggak cuma flying fox, tapi ada juga arena memanah, paint ball, dan tracking yang dihubungkan dengan jembatan kayu dan tali. Ini mah mamak banget yang suka petualangan. Sangat direkomendasikan bagi yang berjiwa petualang untuk bisa menginap dan bermain di area Hotel Niagara ini.

Puas bermain, kami pun siap-siap check out mengikuti rombongan yang rencananya akan makan siang di burung goreng Siantar yang terkenal itu. Mmm,,, nyammmm... 

Ternyata walaupun judulnya mendadak liburan tanpa rencana, bisa membawa kami ke Hotel Niagara yang bagus banget dan cukup ramah buat anak-anak dan juga buat mamaknya, hehe..


Punggahan


 Assalamu'alaykum.

Udah lama banget kayaknya nggak nulis disini. Alasannya sederhana : nggak mood!

Lah, gimana sih? Katanya mau jadi penulis profesional.. katanya mau konsisten menulis, katanya katanya... jadi inget trio kwek kwek, hehe... Hah.. sudah lah. Lupakan masa lalu. Sekarang mood lagi bagus dan banyak yang pengen ditulis.

Alhamdulillah hari ini mulai masuk 1 Ramadhan. Bulan yang penuh keberkahan dan banyak ibadah yang bisa dimaksimalkan untuk investasi pahala. Saya berusaha pasang target ibadah supaya bisa evaluasi paling tidak sepuluh hari sekali. Apa aja sih target saya? Nah,,, sabar. Itu untuk tulisan selanjutnya.

Di tulisan kali ini saya ingin cerita tentang tradisi punggahan.

Udah pada tau atau bahkan pernah ikut punggahan? Biasanya kalo orang Indonesia, apalagi tinggal di daerah Jawa pasti udah tau tentang tradisi yang satu ini.

Menurut wikipedia, punggahan atau munggahan adalah tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang dilakukan di akhir bulan Sya'ban (satu atau dua hari menjelang Ramadhan). Meskipun awalnya berkembang dari suku Sunda, tradisi punggahan saat ini sudah umum dilakukan di daerah lain di Indonesia, termasuk di kota Medan tempat saya tinggal.

Munggah berasal dari bahasa Sunda yang artinya naik. Maksudnya adalah naik ke bulan suci yang lebih tinggi derajatnya. Tradisi ini biasanya dilakukan dengan berkumpul dengan saudara atau kerabat, makan bersama, dan saling bermaafan untuk menyambut bulan Ramadhan. Namun ada juga yang ditambah dengan aktivitas lain seperti mendengar ceramah agama.

Sejak kecil tradisi ini telah ada di masyarakat tempat saya tinggal. Saya yang masih kecil taunya cuma makan bersama tetangga lalu bermain sepuasnya. Sejak saya menikah dan tinggal di komplek perumahan dengan suasana masyarakat yang cukup Islami, setiap tahun kami kebagian jatah untuk membawa makanan ke acara punggahan komplek untuk dimakan bersama penghuni komplek lainnya. Sering dari kami bertukar makanan sehingga suasana punggahan terasa lebih nikmat.

Bagi masyarakat komplek yang sehari-hari bekerja, momen kumpul seperti ini adalah momen penting untuk saling mengenal dan meningkatkan kebersamaan. Alhamdulillah silaturahmi seperti ini selalu terjalin dengan baik. Saya pernah menuliskan cerita silaturahmi lebaran kami tahun lalu. Jarang-jarang masyarakat yang tinggal di kota bisa guyub antar tetangga gitu. Mudah-mudahan bisa seterusnya.

Di kantor saya juga melakukan tradisi punggahan lho. Biasanya masing-masing orang mengumpulkan sejumlah uang untuk dibelikan makanan dan dimakan bersama. Atau bisa membawa makanan dari rumah namun makannya harus berkumpul di waktu yang sama. Kalo malas menghidang, kami cukup pergi ke salah satu tempat makan bersama. Suasana kebersamaan cukup terasa walaupun dengan makanan sederhana. 

Banyak menunyaaaa...

Menu roti jala dan kari ayam

Lengkap menu utama, penutup, dan buah

Berarti kata kuncinya "makan" dan "bersama". Mangan, ngumpul! That's it!

Secara ajaran Islam memang tidak ada keharusan untuk melakukan punggahan sebelum puasa. Namun jika kita melihat ke tujuan dari punggahan itu sendiri, ya nggak ada salahnya dilakukan karena bisa jadi dengan punggahan kita bisa lebih saling mengenal tetangga dan kerabat, bisa ngobrol dan saling maaf memaafkan. Siapa tau selama ini ada tetangga yang pernah kesal ama kita karena kita parkir mobil/motor sembarangan, kucing piaraan kita bikin kotor di rumahnya, sampah kita nggak sengaja masuk ke rumahnya, dan lainnya. Namanya juga hidup bertetangga, ye kannnn....



Cara Mudah Daftar Skill Academy

Pandemi belum berakhir. Dampak terhadap berkurangnya lapangan kerja juga masih terasa. Sementara itu banyak lulusan baru dari berbagai universitas yang sangat berharap ada lowongan di perusahaan yang dapat menjadi pelabuhan hidup selanjutnya. Namun dengan kondisi perekonomian yang belum pulih akibat pandemi, membuat banyak perusahaan bahkan belum mempekerjakan karyawan yang dirumahkan karena omset yang belum kunjung normal.

Lalu apa yang bisa dilakukan bagi para pencari kerja, pekerja yang masih dirumahkan atau bahkan belum mendapat pekerjaan setelah di-PHK? Tentunya perlu meningkatkan kemampuan diri dengan berbagai pelatihan agar dapat bertahan dalam kondisi sulit seperti ini.

Sejak munculnya solusi kartu prakerja dari Pemerintah di tahun 2020 dengan memberikan insentif Rp 600.000 per bulan yang dapat digunakan untuk biaya pelatihan, banyak orang berusaha untuk mendaftar agar diterima dalam program tersebut. 

Bagaimana tidak? Di saat yang sama banyak orang bingung bagaimana cara untuk menghasilkan uang demi memenuhi kebutuhan. Dengan belajar meningkatkan kemampuan sesuai minat yang dibiayai kartu prakerja, diharapkan banyak orang lebih mandiri dalam hal menghasilkan pundi-pundi uang.

Banyak media belajar tersedia, baik luring maupun daring. Namun dengan kondisi pandemi yang belum berakhir, pembelajaran daring menjadi pilihan yang lebih bijak. Salah satu platform terbaik yang dapat dipilih adalah pelatihan online prakerja Skill Academy


Tentang Skill Academy

Skill Academy adalah aplikasi inovasi dari Ruangguru, yang merupakan perusahaan teknologi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang fokus pada layanan berbasis pendidikan. Ruangguru sendiri telah memiliki lebih dari 22 juta pengguna dari 100 bidang pelajaran.

Skill Academy dikembangkan oleh tim terbaik yang telah mensukseskan aplikasi Ruangguru. Pada tahun 2020 aplikasi ini telah digunakan oleh 4 juta pengguna dalam setahun dengan rating sempurna (★★★★★) melalui ulasan dari lebih 350 ribu pengguna. Pencapaian tersebut membawa Skill Academy memperoleh penghargaan dari Dailysocial dan Best Personal Growth App dari Google Playstore.

Banyak pilihan kelas belajar di Skill Academy. Mulai dari kelas mentoring, bisnis dan keuangan, pemasaran, pengembangan diri, teknologi dan software, persiapan tes, hingga kelas prakerja. Kita dapat memilih kelas yang tentunya sesuai dengan minat masing-masing.

Mengapa Harus Skill Academy?

Platform berbasis pendidikan mulai banyak bermunculan. Namun sebagai pengguna, tentunya harus dapat memilih platform terbaik yang dapat dimaksimalkan untuk pengembangan skill diri sesuai harapan.

Berikut beberapa alasan untuk lebih memilih Skill Academy dari platform sejenis lainnya.

1. Pengajar Profesional

Skill Academy menawarkan kelas yang dimentori oleh para profesional di bidangnya. Misalnya saja untuk kelas menjadi youtuber, Skill Academy menghadirkan Gita Savitri yang berpengalaman dan berprofesi sebagai content creator untuk menjadi pengajar. Kelas lain seperti bisnis dan lainnya akan dimentori oleh para pengusaha/enterpreneur sukses yang akan membagikan ilmu dan pengalaman yang mereka miliki.

2. Pilihan Kelas Banyak

Setiap orang memiliki minat yang berbeda. Skill Academy memahami hal ini dan menghadirkan banyak kelas yang dapat dipilih oleh pengguna sesuai minat masing-masing. Sehingga siswa yang belajar dapat lebih menikmati proses belajar di dalamnya.

3. Harga Terjangkau

Walaupun diajar oleh mentor profesional, tidak menjadikan biaya pelatihan di Skill Academy menjadi mahal. Dengan harga yang cukup ekonomis dan terjangkau, para pengguna kelas tetap dapat memperoleh ilmu dari ahlinya. Secara umum, harga per kelas hanya sekitar Rp 150 ribu hingga Rp 250 ribu dan hampir selalu ada promo yang membuat harganya semakin terjangkau. Setelah lulus pelatihan, pengguna akan tetap mendapat sertifikat kelulusan. 

4. Belajar kapan dan dimana saja

Platform digital memberikan kemudahan bagi para pelanggan untuk belajar kapan saja dan dimana saja dengan menggunakan gawai yang dimiliki. Jadi tidak ada lagi alasan sulit karena tidak dapat menyesuaikan waktu dengan kelas.

5. Cara belajar menarik

Metode belajar melalui video yang menarik akan membuat para pengguna menikmati proses belajar dari mentor. Tidak ketinggalan di akhir sesi belajar akan ada beberapa soal post test yang harus dijawab untuk memastikan bahwa pengguna memahami bahan-bahan yang diajarkan selama pelatihan.

Cara Mudah Daftar Skill Academy di Smartphone

Untuk masuk ke Skill Academy, caranya mudah sekali. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan.

cara daftar skill academy

1. Pastikan kita sudah memiliki smartphone yang terhubung ke internet. Cari dan download aplikasi Skill Academy by Ruangguru di Google Playstore.

2. Klik menu "Kelas Saya". Pilih tab "Daftar". Isi data-data yang diperlukan (nama lengkap, email, nomor handphone dan kata sandi yang diinginkan), lalu klik tombol DAFTAR. Pendaftaran juga dapat melalui akun gmail atau facebook yang terkoneksi di smartphone.

3. Setelah terdaftar, selanjutnya kita dapat kembali ke beranda utama untuk memilih kelas yang kita inginkan.

Mudah bukan?

Yuk ah, tingkatkan kemampuan diri dengan belajar di Skill Academy, platform kelas online terbaik di Indonesia. Segera cek kelas mana yang sesuai dengan minat kita.





Kecap Asin dan Kecap Inggris : Apa Bedanya?

Dulu itu saya suka baca resep masakan. Baca aja tapi,,, hehe...
Baru mulai eksekusi sejak anak sulung saya mulai MPASI. Saya mulai mencoba resep sederhana untuk anak saya. Lalu untuk suami dan saya sendiri tentunya.

Pada dasarnya sejak kuliah saya udah suka kegiatan masak memasak. Demi menjaga kelangsungan hidup anak kos hingga akhir bulan, saya dan teman-teman patungan membeli kompor listrik dan alat masak sederhana. Setiap minggu atau saat tidak ada jadwal kuliah kami belanja, memasak dan makan bareng di kosan. Walaupun cuma tumis kangkung dan sambal telor ceplok yang resepnya pun dari rumah masing-masing.

Saya paling suka masakan yang simple tapi tetap enak. Kenapa simple? Yang pasti proses masaknya nggak ribet, bahannya nggak banyak, hemat waktu dan nggak banyak menyisakan cucian peralatan dan piring yang kotor. Selain itu proses masak yang sederhana akan lebih menjaga nutrisi pada bahan makanan. Proses memasak yang lama dan berulang dapat melarutkan nutrisi yang seharusnya dapat dijaga agar maksimal masuk ke tubuh.

Terlebih untuk sayuran. Sayuran yang paling enak dan sehat menurut saya adalah sayur yang dimasak ala chinese food. Misalnya aja capcay, tumis brokoli, tumis kailan, dan sejenisnya. Setiap kali makan chinese food, saya selalu memperhatikan bumbu yang digunakan oleh chef di dapurnya. Sekilas tampak cuma tumisan biasa, hanya dengan bawang putih geprek/cincang, jahe geprek, sedikit garam dan penyedap.

Beberapa kali saya mencoba masak dengan cara yang sama dengan saya perhatikan sebelumnya. Namun rasa yang saya dapat dari tumis sayur buatan sendiri masih kurang pas dengan tumis sayur chinese food yang saya suka.

Mencari tau sana sini, akhirnya saya dapat jawabannya. Kunci utama bagaimana membuat tumis sayuran sederhana bisa enak adalah................ KECAP yang digunakan.

Ada dua jenis kecap yang dapat menambah rasa enak dan kesan oriental di lidah. Yaitu kecap asin dan kecap inggris. Lalu apa bedanya kecap asin dan kecap inggris? Yuk simak penjelasan di bawah ini.

Kecap Asin

Kecap asin adalah jenis kecap yang rasanya asin (ya iyalah mak... :D). Namun rasa asin yang didapat berbeda dari garam. Tekstur kecap asin biasanya encer, berwarna pekat dan beraroma khas. Selain rasa asin, kecap ini juga memiliki rasa gurih yang dapat menambah nikmat pada makanan.

Kecap asin biasanya dibuat dengan cara fermentasi kedelai hitam dengan jamur aspergillus sp dan rhizopus sp menjadi semacam tempe. Lalu tempe tersebut dikeringkan dan direndam dalam larutan garam selama 2 hingga 3 bulan sebelum ditiriskan. Fermentasi akan bekerja jika larutan memiliki kadar garam yang tinggi, yaitu antara 15% - 20%.

Larutan garam dapat mematikan mikroba yang tidak tahan garam dan hanya menyisakan mikroba yang tahan garam saja. Mikroba tersebut selanjutnya akan merombak protein kedelai menjadi asam amino, komponen rasa dan aroma serta asam. Kecap asin dari Jepang agak sedikit berbeda karena menambahkan gandum dalam proses fermentasinya. Sehingga rasanya lebih khas.

Kecap asin yang banyak dijual saat ini adalah kecap asin ABC dan kecap asin cap Angsa. Di beberapa daerah seperti Tapanuli Selatan, kecap asin menjadi pelengkap makanan yang wajib ada, tidak hanya untuk dicampur ke masakan namun juga ada di meja makan dan warung.

Kecap Inggris

Sesuai dengan namanya, kecap inggris berasal dari negara Inggris. Biasa disebut dengan worcester sauce, rasa kecap ini gurih dan tajam di lidah serta sedikit manis dan asin. Teksturnya encer dan berwarna pekat, memiliki aroma harum yang khas sekali. Kecap ini sering digunakan pada rendaman daging sapi sebagai bahan marinasi.

Kecap asin adalah salah satu bahan untuk membuat kecap Inggris. Selain kecap asin, untuk membuat kecap inggris memerlukan bahan campuran cuka, ikan teri, cengkeh, molase, lada hitam, asam, anchovy, bawang bombay, bawang merah dan bawang putih. Semua bahan tersebut difermentasi selama beberapa bulan dan akan menghasilkan cairan yang memiliki rasa gurih dan manis serta aroma khas dari cuka.

Selain merendam daging untuk dipanggang atau dibakar, kecap inggris sangat cocok untuk ditambahkan ke dalam tumis sayuran dan akan menambah cita rasa serta aroma yang harum. Kecap inggris tidak sepopuler kecap asin di beberapa daerah di Indonesia karena hanya digunakan untuk masakan tertentu yang bernuansa oriental seperti chinese food dan sebagai tambahan bumbu daging panggang. Meskipun begitu, sudah ada beberapa kecap inggris yang dijual di tempat tertentu dan berlogo halal seperti yang bermerk Asia Harum Sedap dan Asia Basan.

Karena kedua kecap tersebut memiliki tekstur rasa yang berbeda, jadi lebih baik menggunakan keduanya saat proses menumis ala chinese food di rumah. Tumis sayuran menjadi lebih gurih, beraroma harum, dan lebih nikmat untuk disantap walaupun hanya dimasak dengan irisan bawang putih dan garam secukupnya.

Nah.. udah pada tau kan bedanya kecap asin dan kecap inggris. Di tulisan selanjutnya saya akan memberikan resep tumis sayuran sederhana namun enak karena campuran kedua kecap tersebut.

Pengelolaan Keuangan Keluarga

Sore itu gerimis tipis-tipis. Membuat tubuh jadi mager alias malas bergerak. Hujan rintik yang turun sejak jam 3 sore hampir saja membuat saya mengurungkan niat ikut kelas yang akan dibawakan oleh salah satu rekan di komunitas Blogger Sumut. 

Sejak awal saya sudah mendaftarkan diri begitu melihat materi yang akan disampaikan. Materi yang penting untuk diketahui tiap orang, namun banyak yang sering lalai dan merasa kecolongan.

Materinya tentang pengelolaan keuangan keluarga. Agak gampang-gampang susah mengelola keuangan ini. Saya pribadi sering merasa penghasilan saya menguap begitu saja. Kalaupun ada simpanan berupa tabungan dan secuil emas, tak lama akan hilang dengan cara yang tak disangka. Ibarat pom bensin, bolak balik harus memulai dari nol. Apa yang salah dengan manajemen keuangan saya? 

Akhirnya saya memaksa diri untuk segera melawan mager dan bergerak ke tempat acara. Agak sedikit terlambat karena menunggu waktu sholat Ashar di rumah. Namun saya datang tepat saat acara baru dimulai.

Keuangan

Bertempat di Mie Ayam Jamur Haji Mahmud, Jalan Abdullah Lubis Medan, kelas yang saya pikir hanya diisi oleh teman-teman satu komunitas ternyata juga diikuti oleh komunitas lainnya. Cukup ramai untuk ukuran ruangan pertemuan itu. Namun malah membuat saya dan yang lainnya semakin bersemangat. 

Saya juga baru tau kalau Mie Ayam Jamur Haji Mahmud menerima kerjasama dari pihak-pihak yang ingin mengadakan acara serupa. Mereka memfasilitasi tempat setiap hari Jumat sore. Keren euy. Bagi yang berminat, bisa langsung datang dan menghubungi tim MarCom nya ya.

Tak lama setelah MC dan manajer MarCom Mie Ayam Jamur Haji Mahmud menyampaikan pembukaan dan sambutan, pembicara memulai materinya.

Beliau bernama Bag Kinantan, biasa sering dipanggil Bang Bag (baca : Bang Bek). Penulis buku berjudul Sadar Finansial. Usianya beda tipis lah dari saya, saya lebih muda maksudnya. Namun dari konsep pengusaha dan keuangan saya masih jauh tertinggal, hehe.. Wajar dong saya belajar. Lebih baik terlambat daripada nggak tau sama sekali, ya kan?

Mengelola Keuangan Keluarga

Memiliki keluarga adalah impian banyak orang. Hidup dengan mapan dan mampu memenuhi kebutuhan setiap anggota keluarga juga termasuk tujuannya. Agar kehidupan berkeluarga dapat berjalan sesuai harapan, diperlukan pengelolaan keuangan yang baik. Kepala keluarga sebagai pencari nafkah utama harus bekerjasama dengan istri sebagai menteri keuangan yang mengatur pengeluaran rumah tangga.

Menurut Bang Bag, ada empat tahapan finansial keluarga.

1. Financial Foundation

Financial foundation adalah kondisi dimana penghasilan yang diperoleh cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

2. Financial Secure

Saat penghasilan sudah mencukupi kebutuhan harian dan sudah dapat disisihkan untuk simpanan dalam bentuk tabungan, deposito, atau emas maka keluarga berada di tahapan financial secure. Bagi yang memiliki penghasilan bulanan, simpanan biasanya disisihkan dari penghasilan tidak rutin. Misalnya dari perjalanan dinas luar kota atau proyek musiman dengan beban kerja tambahan.

3. Financial Flexible

Financial flexible terjadi jika penghasilan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan untuk simpanan, namun juga dapat disisihkan untuk belajar investasi. Bang Bag menyebutkan belajar investasi harus siap dengan kehilangan uang. Jadi harus dipastikan dana yang digunakan untuk belajar investasi tidak akan mempengaruhi dana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Disarankan simpanan juga sudah mencukupi level aman, misalnya sudah memiliki 200 gram emas.

4. Financial Independence

Tahap finansial terakhir yang dapat dicapai keluarga adalah financial independence atau Financial Freedom. Yaitu ketika sebuah keluarga sudah memiliki penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari, mampu menyisihkan untuk simpanan/tabungan, serta memiliki investasi yang sudah menghasilkan. Investasi yang dihasilkan minimal juga sudah mencukupi nilai penghasilan bulanan.


Untuk mencapai tahapan finansial yang paling tinggi, yaitu financial independence, keluarga membutuhkan sumber penghasilan. 

Sumber Penghasilan

Berdasarkan saat penerimaan dan besaran nilainya, sumber penghasilan dapat dibagi menjadi tiga, yaitu :

>> Harian, yaitu penghasilan yang diterima pada waktu-waktu tertentu, tidak rutin dan nilainya tidak terlalu besar. Penghasilan ini dapat digunakan untuk simpanan dan atau investasi.

>> Mingguan/bulanan, adalah penghasilan berupa gaji yang diterima secara rutin dan teratur dengan nilai yang relatif sama. Penghasilan ini biasanya digunakan untuk menopang kehidupan sehari-hari

>> Harimau, adalah penghasilan yang tidak rutin namun nilainya cukup besar sehingga dapat digunakan untuk membeli aset. Misalnya penghasilan kerjasama dari proyek tertentu. Penghasilan ini dianggap rezeki harimau yang tak terduga sebelumnya.


Kita anggap penghasilan adalah rezeki dari Tuhan. Maka sebenarnya setiap manusia sudah dijanjikan rezeki yang besar oleh Tuhan. Rezeki yang bisa digali dengan memanfaatkan ciptaan Tuhan. Namun masing-masing dari kita berbeda cara menampung rezeki tersebut. Akhirnya penghasilan yang kita peroleh pun berbeda. Ada yang jadi karyawan perusahaan, pekerja sipil atau pengusaha. Setiap orang bebas menentukan jalan pilihan untuk mendapatkan rezeki masing-masing.

Diumpamakan lagi air hujan sebagai rezeki. Siapa yang akan mendapatkan rezeki lebih banyak, tergantung pada cara menampung air yang jatuh. Apakah dengan gelas, ember, atau membeli waduk yang besar sekaligus.

Sepakat ya bahwa cara menampung penghasilan lah yang membuat rezeki berupa penghasilan tiap orang berbeda. 

Lalu jika ingin memaksimalkan penghasilan dan mencapai tahap financial independence, tentu tidak bisa tercapai dengan kita berdiam diri. Mengharapkan rezeki jatuh begitu saja dari langit tanpa usaha apapun. Tidak mungkin seenak itu fergusoooo...

Jadi apa yang harus diperhatikan untuk memaksimalkan penghasilan?

1. Kapasitas

Tiap orang dibekali akal dan pikiran yang fitrahnya harus digunakan untuk menopang kehidupan. Akal dan pikiran tersebut akan berbentuk kemampuan atau kapasitas seseorang dalam melakukan sesuatu. Namun kapasitas ini akan bergantung pada tiga hal, yakni :

- Jati diri

Sadar atau tidak, kita sering melabeli diri sendiri dengan sesuatu yang dapat menunjukkan seberapa besar kapasitas diri kita. Misalnya saja "aku cuma mampu begini", "aku pasti bisa jadi kaya", "aku bisa jadi pengusaha sukses", dan sebagainya. Label yang kita sematkan pada diri kita akan menunjukkan kapasitas diri yang kita miliki.

- Keyakinan dan nilai 

Kapasitas diri kita juga ditentukan oleh keyakinan dan nilai yang kita yakini. Misalnya saja menurut agama yang dianut, kita yakin bahwa semakin banyak kita memberi maka akan kembali ke kita dalam jumlah yang berlipat. Otomatis jika ingin banyak memberi, kapasitas kita untuk memperoleh rezeki juga harus ditingkatkan.

2. Menambah keran 

Mengusahakan penghasilan hanya dari satu sumber seolah-olah menutup kesempatan seseorang untuk mendapat peluang yang lebih besar. Menambah keran atau sumber penghasilan lain malah dapat membuka jalur untuk memperoleh penghasilan lain yang lebih baik dibanding hanya dari satu sumber.

Namun menambah keran penghasilan ini nggak boleh sembarangan. Cari keran atau usaha yang tidak merepotkan, dengan modal kecil dan kalau bisa hasilnya juga banyak,, hehe..

3. Bagaimana Menghabiskannya?

Kata Bang Bag, DNA orang Indonesia itu DNA ngabisin. Ngabisin duit maksudnya. Pantang ada yang tersisa. Makanya pola menghabiskan uang (penghasilan) ini harus pelan-pelan diubah. Agar tidak habis sia-sia dan terasa menguap begitu saja, penghasilan yang diperoleh harus langsung dialokasikan. Cara alokasi yang baik adalah dengan langsung memasukkan ke pos-pos kewajiban.

Pertama, untuk Tuhan. Berupa zakat, sedekah, infak, dan lainnya. Usahakan ada target minimal 2,5% dari penghasilan.

Kedua, untuk membayar hutang, tabungan dan atau investasi. Berdasarkan teori finansial, nilai hutang yang harus dibayar sebaiknya adalah maksimal 30% dari total penghasilan. Sedangkan untuk tabungan dan investasi bisa menyesuaikan.

Ketiga, untuk pendidikan. Pendidikan ini adalah investasi masa depan yang tidak akan menyebabkan kerugian karena berupa ilmu yang dapat dimanfaatkan sesuai bidang tertentu.

Keempat, untuk dihabiskan. Setelah pos-pos utama terisi, uang yang masih tersisa dapat dihabiskan untuk kebutuhan sehari-hari. Sisa uang yang ada akan memaksa seseorang seefisien mungkin untuk membelanjakan uangnya. Mengeluarkan uang hanya untuk mencukupi kebutuhan. Cukup untuk beli mobil, cukup untuk umroh, cukup untuk jalan-jalan, hehe...

Catatan penting untuk keempat poin di atas, urutannya tidak boleh dibalik. Harus benar-benar berurut dari yang pertama untuk Tuhan hingga terakhir untuk dihabiskan. 

Pada akhirnya jika sudah masuk ke tahap financial independence dengan memperhatikan ketiga hal di atas, kita akan dapat membentuk kebiasaan baru untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga. Nggak lagi kebingungan kok uang menguap begitu saja. Jadi lebih cerdas bukan?

Kesimpulan

Kelas selama dua jam terasa cukup berfaedah. Ternyata mengelola keuangan keluarga nggak boleh asal dan sembarangan. Harus dapat memaksimalkan kapasitas untuk menambah penghasilan dan mengelola pengeluaran pada pos-pos berdasarkan tingkat kewajiban. Tujuannya agar keluarga dapat sampai pada tahap financial independence dan lebih bijak dalam keuangan.




Belajar dari Perang Khandaq

 Assalamu'alaykum sobat mamak.. Udah lama saya nggak membuat tulisan tentang siroh. Padahal sejatinya siroh itu asyik lho. Emang siroh itu apa sih?

Menurut wikipedia, siroh berasal dari bahasa arab yang artinya perincian hidup seseorang atau sejarah hidup seseorang.

Siroh seringkali dimaksudkan dengan siroh nabawiyah. Adalah ilmu yang kompeten yang mengumpulkan apa yang diterima dari fakta sejarah kehidupan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam secara komprehensif dari sifat-sifat, etika dan moral beliau.

Nah, beberapa kali saya menuliskan hasil sharing di grup komunitas Spirit Nabawiyah Community (SNC) yang saya ikuti tentang kisah sahabat-sahabat Rasulullah. Kali ini saya akan share tentang Perang Khandaq agar kita sebagai generasi muslim dapat belajar dan mengambil ibroh dari kisah yang terjadi dalam perang ini.


Perang Khandaq merupakan salah satu perang yang terkenal dalam sejarah Islam. Di mana, umat Islam menggelar strategi perang yang unik untuk mengalahkan pasukan musuh. 

Peristiwa itu bermula setahun setelah Perang Uhud pada tahun ke-5 Hijriah kaum di mana kafir Quraisy menggalang kekuatan untuk menghancurkan kaum Muslimin di Madinah. Kaum kafir Quraisy berkomplot dengan Bani Sualim, Kinanah, penduduk Tihamah dan Al-Ahabisy. Mereka menggelar pertemuan di Marru Dzahraan, sekitar 40 kilometer dari Makkah, untuk melakukan serangan besar-besaran.

Rencana jahat itu terdengar oleh kaum Muslimin di Madinah. Rasulullah SAW lalu mengajak para sahabat untuk bermusyawarah. Kekuatan tentara musuh terbilang sangat besar.

Menurut Dr Akram Dhiya Al-Umuri dalam Shahih Sirah Nabawiyah, jumlah kekuatan tentara musuh mencapai 10 ribu orang. Sementara itu, menurut Ibnu Ishaq dalam Sirah Ibnu Hisyam, jumlah tentara kaum Muslimin hanya mencapai 3.000 personel. Bahkan, Ibnu Hazm menyebut jumlah pasukan Islam hanya 900 orang.

Dalam musyawarah itu, Salman Al-Farisi menggulirkan sebuah gagasan yang cemerlang. 

Ia mengusulkan agar umat Muslim menggali parit di wilayah utara kota Madinah, untuk menghubungkan antara kedua ujung Harrah Waqim dan Harrah Al-Wabrah. Daerah ini adalah satu-satunya yang terbuka di hadapan pasukan musuh.

Sedangkan sisi lainnya, bagaikan benteng yang bangunannya saling berdekatan dan dipenuhi pohon-pohon kurma, yang dikelilingi oleh perkampungan kecil yang menyulitkan unta dan pejalan kaki untuk melewatinya.

Dr Syauqi Syaqi Abu Khalil dalam Athlas Hadith Nabawi, parit yang digali kaum Muslimin itu terbentang dari utara sampai selatan Madinah.

Panjang parit itu mencapai 5.544 meter, lebarnya 4,62 meter, dan kedalaman 3.234 meter, Panjang parit itu mencapai 5.000 hasta, dan lebarnya sembilan hasta. Setiap 10 orang mendapat jatah untuk menggali sekitar 40 hasta.

Usulan Salman Al-Farisi itu diterima Rasulullah SAW beserta para sahabat, mengingat jumlah pasukan tentara musuh yang begitu besar. Lalu, dimulailah proses penggalian.

Kaum Muhajirin bertanggung jawab untuk menggali dari sekitar benteng Ratij di sebelah timur sampai benteng Dzubab. Sedangkan kaum Anshar menggali mulai dari benteng Dzubab sampai Gunung Ubaid di sebelah barat. Proyek pengerjaan parit yang dilakukan secara gotong-royong itu berhasil diselesaikan selama 9-10 hari.

Tak mudah bagi kaum Muslimin menggali parit sepanjang lebih dari lima kilometer itu. Pada saat itu kondisi Kota Madinah sangat dingin. Tak hanya itu, kaum Muslim pun kekurangan bahan makanan sehingga dilanda kelaparan.

Panjang Galian Parit Perang Khandaq

Diantara pelajaran yang menarik adalah kaum muslimin sejatinya dari dulu adalah ummat yang memiliki kemampuan agility yang sangat baik. Di era serba tak pasti saat itu dan juga saat ini, diperlukan "agility" yang luar biasa.

Apa itu Agility?

Agility adalah kelincahan, yaitu kemampuan seseorang untuk mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan sehingga ita dapat beradaptasi dan bertahan dengan segala perubahan zaman. Kelincahan ini berkaitan erat antara kecepatan dan kemampuan belajar sesuatu yang baru.

Bayangkan ya... mereka lagi musim dingin, kekurangan bahan pangan, ada 10 rb musuh yang siap menghancurkan kapan saja. Eh usulan yang datang malah usulan yang boleh dibilang "aneh". Kenapa aneh, karena belum pernah orang arab itu menggali parit buat perang. Tanah di sana juga keras dan berbatu2. Pasti sulit untuk menggalinya.

Kebayang juga kalo mereka harus menggali keliling (lingkaran atau kotak) kota Madinah. Pasti gak akan selesai-selesai itu kerjaan. Udah keburu datang duluan 10.000 pasukan musuh menerjang.

Maka, berbekal pengetahuan mereka tentang kondisi lapangan yang ada, mereka bisa menentukan prioritas mana saja lokasi yang akan digali. Mereka juga bisa menentukan berapa luas dan dalam parit yang akan digali.

Bahkan lebih dari itu, ditentukan pula Job Desk masing2. Muhajrin menggali di mana, Anshor menggali di mana. Pengelompokan dan pembagian itu pun ada maknanya tersendiri. Rasulullah SAW begitu cepat mengambil sikap dan respons atas usulan yang disampaikan oleh Salman Al Farisi ini.

Secara teori manajemen, ada yang membagi agility ini menjadi 5 jenis.

1. CHANGE AGILITY

Mampu beradaptasi dengan perubahan apapun.

2. MENTAL AGILITY

Mampu bertahan dalam kondisi apapun.

3. PEOPLE AGILITY

Mampu kerjasama dengan siapapun.

4. LEARNING AGILITY

Mampu memahami dan mempelajari hal baru dengan cepat.

5. RESULT AGILITY

Mampu tetap berprestasi dalam kondisi apapun.

Kalo kita membaca ulang potongan kisah dari kisah perisapan perang Khandaq ini, semua jenis agility itu ada pada diri Rasulullah SAW dan ummat islam saat itu. Mereka udah praktekin duluan dan udah memberi contoh nyata dalam kehidupan.

Gimana dengan kondisi kita saat ini?

Situasi lagi sulit kaaan..... Pandemi bisa jadi masih cukup lama ada di sekitar kita. Sudah kah kita menyiapkan sikap agility ini?

Pengalaman Terinfeksi Covid-19

Kalo ditanya, rasanya nggak bakal ada yang mau mencoba ngerasain terinfeksi virus covid-19. Takut juga jadi takabbur. Virus itu kan ciptaan Tuhan. Kalo sebagai manusia menunjukkan sikap sombong, bisa aja kan Tuhan mendatangkan penyakit tersebut ke tubuh kita.

Saya termasuk orang yang mencoba biasa aja menghadapi pandemi virus ini. Biasa dalam arti nggak parno tingkat tinggi namun tetap menjaga 3M sejak awal pandemi hampir setahun lalu.

Apa sih 3M itu?

3M adalah perilaku disiplin sebagai kampanye yang digalakkan untuk menekan penyebaran virus covid-19. Perilaku disiplin yang dimaksud antara lain :

- Memakai masker
Menurut penelitian internasional, memakai masker dapat mengurangi risiko penyebaran virus covid-19. Penggunaan masker kain mampu menekan penyebaran virus sebesar 45%, sedangkan masker medis dapat menekan penyebaran virus hingga 70%.

- Mencuci tangan
Mencuci tangan dengan benar juga dapat menekan penyebaran virus covid-19 sebesar 35%. Mencuci tangan dengan benar dapat dilakukan dengan menggunakan air + sabun ataupun dengan hand sanitizer selama 20 - 30 detik.

- Menjaga jarak dan menghindari kerumunan
Menjaga jarak dengan orang lain (physical distancing) dan menghindari kerumunan (social distancing) menurut penelitian adalah cara paling efektif untuk menekan risiko penyebaran virus covid-19, yaitu sebesar 85%.


Oke,, sesuai judul, kali ini saya ingin sharing pengalaman saat saya terinfeksi covid-19. Awalnya nggak nyangka banget, tapi anggap aja pertanda Allah makin sayang ama saya. Biar saya paham untuk lebih baik lagi menjaga kondisi tubuh.




Awal Gejala Covid-19

Kamis, 10 Desember 2020
Sehari setelah pilkada Kota Medan, saya harus menghadapi ujian assessment dari kantor sebagai penilaian kompetensi SDM perusahaan. Ujian memang sehari, tapi sejak dua hari sebelumnya saya harus mengisi form yang cukup banyak dan membuat saya harus lebih berpikir dan refleksi diri. Pengisian form pun diwarnai selang seling anak minta mandi, anak minta makan, riweuh lah. Waktunya anak-anak tidur, eh saya nya ikutan tidur, haha..

Saya dan dua orang teman lainnya berangkat jam setengah 6 pagi menggunakan mobil kantor. Ujian dimulai jam 8 pagi hingga jam 8 malam. Jeda istirahat untuk makan cemilan, makan siang dan sholat. Itu pun nggak nyaman karena sambil membayangkan soal yang banyak banget. Lelah fisik dan pikiran karena saya bukan orang yang suka sembarangan kalo ngerjain soal ujian,, #halahhh

Sabtu, 12 Desember 2020
Biasanya saat weekend keluarga kecil saya memang sering ke rumah orangtua. Sekedar untuk makan bareng, steam boat dan panggang daging ala-ala, setidaknya bisa menyenangkan keluarga. Tapi ada yang aneh karena badan saya terasa pegal dan sakit semua. Rasanya pengen rebahan aja. Pulang ke rumah udah malam dan badan langsung terasa demam.

Minggu - Selasa, 15 Desember 2020
Demam saya berlanjut hingga senin pagi. Saya pikir hanya flu dan demam biasa. Memang nggak terlalu tinggi, tapi cukup membuat saya pengen rebahan seharian. Saya cuma minum paracetamol dan madu plus air hangat agar kondisi badan lebih enak. Selasa pagi demam sudah berangsur hilang. Namun punggung masih sakit kalo tegak agak lama. Saya pun meminta ijin bos di kantor untuk bekerja dari rumah. Kok nggak ijin sakit sih? Karena saya harus tetap support pekerjaan rekan kerja lainnya walaupun sambil sakit. Dilemaaaaa... hix..

Rabu, 16 Desember 2020
Saya akhirnya masuk kantor setelah diminta oleh bos saya. Ada hal yang harus diurus dan sulit untuk dikerjakan dari rumah. Saya pun bekerja di kantor seharian bahkan sempat rapat dengan beberapa rekan. Masker tetap saya gunakan walaupun nafas saya terasa agak sesak. Karena diagnosa gerd sebelumnya, saya menganggap sesak yang saya rasakan sama dengan sesak sejak sepuluh bulan belakangan.

Kamis, 17 Desember 2020
Saya tepat berusia 34 tahun pada tanggal itu. Alhamdulillah. Sepanjang punggung masih terasa sakit namun masih memaksakan diri ke kantor. Daripada ditelpon terus karena nggak ke kantor, ya udah lah. Toh saya masih bisa berdiri bahkan berlari. Tapi belum bisa melompat lebih tinggi. Pulang kantor masih diajak suami ke mall buat pacaran berdua sebelum pulang ke rumah.

Menjelang maghrib badan udah nggak bisa kompromi. Langsung minta tolong pijat sepupu sekitar satu jam. Lalu anak minta ditemani bermain di kamar. Saat bermain dengan mengusapkan lotion, saya baru sadar kalo nggak bisa mencium bau lotion yang biasanya membuat hidung saya sakit saking harumnya. 

Ada yang nggak beres. Saya langsung mengambil minyak kayu putih dan mengoleskannya berkali-kali ke hidung sampai hidung agak lecet. Fix... nggak terasa apa-apa. Perasaan mulai nggak enak. Langsung saya ambil masker dan menyuruh anak-anak untuk tidur di kamar berbeda. Sebisa mungkin menjaga jarak dari mereka.

Saat itu juga langsung lapor ke suami. Saya kira dia akan panik mendengar istrinya memiliki gejala terinfeksi virus covid-19. Ternyataaaa.. dia cuma ketawa. Lalu bilang "Ya udah, positif lah itu mak!".
Dia berpikir kami semua satu rumah pun pasti sudah terpapar. Satu-satunya cara terbaik yang kami pikirkan adalah isolasi di rumah agar tidak menularkan ke orang lain dan menguatkan imunitas seluruh anggota keluarga.

Jumat, 18 Desember 2020
Saya pun memutuskan untuk memeriksakan diri ke klinik. Dari penjelasan gejala yang saya rasa, dokter langsung merujuk saya untuk melakukan tes swab PCR di klinik berbeda saat itu juga.

Sepanjang jalan udah pasrah. Kalo kena ya udah. Akhirnya virus ini masuk juga ke tubuh saya. Saya berusaha menerima dan berdamai dengan keadaan. Saya yakin bisa sembuh dengan semangat yang saya miliki. 3M yang saya lakukan selama ini ternyata nggak jadi jaminan saya bebas dari virus ini. Orang-orang di sekitar saya yang jarang pakai masker malah aman-aman aja,, hix.. Pada akhirnya setiap orang hanya menunggu giliran untuk disapa virus covid-19.

Di klinik tempat saya akan tes swab, sudah antri beberapa orang. Kebanyakan dari mereka akan melakukan perjalanan menggunakan pesawat ke Pulau Jawa dan Bali. Maklum saat itu memang beberapa hari menjelang libur panjang akhir tahun. Dimana saya juga harusnya liburan ke kampung halaman suami di Padang Sidempuan.

Swab dilakukan hanya beberapa detik dan saya akan diberitahu hasilnya paling lambat esok hari. Harap harap cemas walaupun udah 90% yakin hasilnya positif. Lega setelah memang tau hasilnya sesuai dugaan.

Saya pun diberikan beberapa obat. Dari pengamatan dokter, saya mengalami gejala ringan. Ya,, masih ringan padahal saya udah merasa badan saya abis digebukin orang sekampung. Bahkan di dua hari setelahnya saya mengalami sakit kepala yang cukup mengganggu selama 3 hari. Saya benar-benar menghitung hari dan berharap 14 hari masa intens infeksi virus bisa saya lewati.

Pengobatan dan Pemulihan Covid-19
Obat yang diberikan pada pasien terinfeksi covid-19 tergantung gejala yang muncul di masing-masing orang. Karena saya memiliki masalah di lambung yang menyebabkan sesak nafas, dokter memberikan saya obat untuk lambung. Namun secara umum, dokter akan memberikan resep berikut ke pasien terinfeksi covid, ada ataupun tidak ada gejala :
 
- Paracetamol untuk mengurangi nyeri badan dan demam.
- Multivitamin seperti becom-C dan sejenisnya untuk menjaga daya tahan tubuh
- Vitamin D dan zinc untuk membantu mencegah infeksi berat
- Antibiotik untuk mencegah adanya infeksi bakteri akibat melemahnya kondisi tubuh karena virus.

Semakin banyak gejala yang muncul akan semakin banyak pula obat yang harus dikonsumsi pasien. Saya sempat berdiskusi dengan teman-teman penyintas covid-19 yang sudah sembuh. Dari mereka ada yang tanpa gejala, ada juga yang memiliki gejala berat hingga sesak nafas parah. 

Teman yang memiliki gejala berat akibat infeksi covid-19 diisolasi dan dirawat di rumah sakit dengan pengawasan yang intens. Ia mengalami gejala mual, muntah dan sakit kepala. Bahkan selama di rumah sakit ia harus mengkonsumsi 13 jenis obat setiap harinya, termasuk avigan dan chloroquin yang disebut-sebut sebagai obat malaria. Ditambah lagi dengan obat dari suntikan. Mendengarnya saja saya mabok. Apalagi yang langsung merasakan. Beruntung sekarang ia sudah sehat kembali.

Penciuman saya 100% hilang di hari ke-5 hingga hari ke-8 setelah gejala demam. Baru kembali sedikit-sedikit hingga sebulan setelahnya. Selama sebulan saya rutin minum obat dari dokter, madu 3 kali sehari, telur bebek 1 butir sehari (ini wejangan si mama) dan sesekali minum air kelapa muda. 





Alhamdulillah tanggal 30 Desember 2020 saya swab ulang dan hasilnya sudah negatif. Seneng banget ini. Walaupun selama dua minggu setelahnya punggung masih terasa nyeri. Hingga saya tanya sana sini dan sampai pada kesimpulan bahwa pemulihan pasca terinfeksi covid-19 itu cukup lama. Dan virus ini ibarat dapat membangunkan kembali penyakit yang ada di tubuh kita sebelumnya.

Saat saya menulis ini kondisi badan saya insyaAllah sudah kembali normal seperti sebelumnya. Meskipun begitu saya tetap berusaha untuk menerapkan 3M karena nggak mau lagi merasakan sakit karena virus ini.

Kunci utama untuk sembuh dari infeksi covid-19 adalah TETAP SEMANGAT dan BAHAGIA! Yakin akan sembuh dan tubuh akan mengalahkan virusnya. Bahagia yang dirasa akan meningkatkan imunitas tubuh untuk tetap bertahan. Kalo saya selain makan apa yang saya suka, saya juga jadi nonton drama korea,, haha... Setelah menjalankan ibadah rutin tentunya.



Stay safe, stay healthy, stay happy!!!

Waspada Jebakan Pinjaman Online!


 

Butuh dana cepat tanpa agunan? Klik www.xxxx.zzzz.com. Dijamin langsung cair tanpa khawatir.

Ada yang pernah dapat sms seperti itu? Atau malah ada yang udah pernah meng-klik tautan yang ada dan langsung download aplikasinya? Saya berharap yang membaca tulisan ini belum ada dan jangan sampai ada yang terkena jebakan batman, eh jebakan rentenir semacam itu.

Di zaman pandemi covid-19 setahun belakangan banyak yang merasa ekonominya terpuruk. Tabungan habis, aset pribadi sudah tidak ada lagi yang bisa dijual, pinjam sana sini sudah tak lagi memungkinkan. Mau kerja sulit lowongan. Lalu mendapat sms tawaran dana segar yang dapat digunakan untuk setidaknya membuka jalan untuk usaha kecil-kecilan. Kok ya rasanya Tuhan seperti sedang mendengar doa sampeyan.

Jangan salah tafsir gaes... Itu bukan jawaban dari Tuhan. Malah hasutan dari setan untuk masuk ke lubang jebakan rentenir dalam bentuk digital. Riba dari pinjaman online! 

Pinjaman Online

Perkembangan teknologi di berbagai bidang sedang marak saat ini. Tak terkecuali dalam hal finansial. Sudah beberapa tahun ini kita sering mendengar istilah Fintech atau Financial Technology yang dapat diartikan sebagai inovasi teknologi digital untuk mengubah dan mempercepat berbagai aspek pelayanan dalam jasa keuangan. Masyarakat menjadi lebih mudah dalam memperoleh akses terhadap produk keuangan dan dalam bertransaksi.

Saat ini jenis fintech yang tumbuh dengan cepat adalah P2P-Lending yang dikenal dengan nama pinjaman online. Dengan syarat yang mudah, proses cepat, tanpa jaminan membuat banyak orang tergiur dengan pinjaman online ini. 

Memanfaatkan teknologi digital, tawaran pun disebar melalui sms ke nomor handphone calon peminjam. Bagi yang tergiur atau ingin sekedar coba-coba akan langsung meng-klik tautan di sms tersebut dan diarahkan untuk mendownload aplikasinya. Hanya dengan klik-klik di gawai saja, sejumlah dana yang diminta langsung masuk ke rekening. Berasa bahagia sejenak padahal bisa jadi itu jebakan atas ketidakpahaman kita tentang pinjaman online.

Aplikasi pinjaman online yang banyak beredar saat ini antara lain danaku, tunaiku, indodana, dan masih banyak lagi. Ibarat jamur yang sangat subur di musim hujan, pandemi pun semakin menyuburkan para penggiat fintech untuk mengambil keuntungan dari orang yang butuh kepepet uang dalam bentuk pinjaman online.

Saya yang awalnya sama sekali tidak paham pada akhirnya harus belajar untuk paham demi menolong kerabat yang terjebak pinjaman online ini.

Mekanisme Pinjaman Online

Namanya juga online, pinjaman dapat dilakukan tanpa datang ke bank atau pihak penyedia pinjaman. Pengajuan pinjaman dilakukan secara online dengan syarat yang ringan. Calon peminjam hanya perlu mengisi data diri dan melampirkan dokumen persyaratan secara lengkap. 

Selanjutnya data tersebut akan dicek dan diverifikasi untuk menentukan layak atau tidaknya mendapatkan pinjaman. Jika layak, calon peminjam akan diminta untuk menandatangani kontrak perjanjian pinjaman dan dana pun langsung ditransfer ke rekening peminjam.

Mulai saat ini lah horor bagi peminjam dimulai. Tanpa sadar semua nomor kontak yang ada di gawai yang digunakan peminjam secara digital akan terkoneksi dengan aplikasi. Penyedia pinjaman akan melakukan monitoring dan penagihan untuk memastikan peminjam dapat melunasi sesuai dengan perjanjian. Jika tidak, segala cara akan mereka lakukan untuk memastikan peminjam dapat membayar. Salah satunya adalah menghubungi semua nomor kontak yang terkoneksi dari gawai peminjam.

Berdasarkan pengalaman seorang teman, saat akan jatuh tempo (tenor) pihak peminjam akan mengirimkan pesan. Biasanya paling lambat jam 12 siang harus segera dilakukan pelunasan. Disini akan ada opsi perpanjangan pinjaman yang nilainya bisa mencapai 45% dari nilai yang dipinjam. Jadi semacam denda yang harus segera dibayar agar peminjam mendapat perpanjangan waktu dan berhenti diteror sementara.

Selain opsi perpanjangan, banyak juga yang akhirnya memilih opsi gali lubang tutup lubang. Artinya meminjam lagi untuk menutupi pinjaman sebelumnya. Yang buat saya nyesek liatnya adalah skema yang 100% pasti merugikan peminjam.

Begini contoh skemanya.

Pinjaman pertama     : Rp 2.675.000
Jatuh tempo (tenor)   : 7 hari

Karena tidak mampu membayar sesuai jangka waktu, peminjam ingin memperpanjang dengan harus membayar biaya perpanjangan sebesar Rp 1.170.000.

Kondisi tidak ada uang untuk membayar perpanjangan akhirnya memaksa peminjam mencoba melunasi dengan meminjam lagi ke aplikasi yang sama.

Pinjaman yang dapat diberikan adalah Rp. 2.400.000
Namun yang ditransfer adalah nilai setelah dipotong bunga, yaitu hanya Rp. 1.560.000 dimana 1,17 juta nya digunakan untuk membayar perpanjangan pinjaman sebelumnya. 

Hellooowww.. itu bunganya langsung dipotong 35% gaesss... Lintah darah banget kannnn..

Hutang yang awalnya cuma 2juta-an melonjak jadi 5juta-an. Dari hutang tambahan 2,4 juta, hanya Rp 390 ribu yang bisa digunakan untuk membayar pinjaman sebelumnya. 

Otomatis kalo si peminjam ingin melunasi pinjamannya, ia harus buka minimal 3 sampai 4 pinjaman sekaligus. Dengan jatuh tempo biasanya sesuai dengan yang sebelumnya. Kalau cuma satu pinjaman ya nggak bakal bisa dilunasi. Ini mah bukan solusi, tapi bunuh diri!

Belum lagi virtual account yang diberikan aplikasi sebagai tujuan transfer untuk pelunasan atau perpanjangan pinjaman yang hanya berlaku maksimal 5 menit. Hal ini sering menjadi jebakan lain bagi peminjam. Saat telah terjadi transfer di luar masa berlaku virtual account, nilai yang ditransfer peminjam dianggap tidak diterima oleh pihak pinjaman online. Padahal bukti transfer jelas adanya. Dasar dzolim!
 
Arrgghhh... Disini saya mulai pengen ngelempar itu pinjaman online. Sabar makkkk,, sabarrrr..

Waspada Jebakan Pinjaman Online!

Dari pengalaman teman, saya jadi mengerti tentang betapa dzolim nya pinjaman online itu. Di satu sisi mungkin bisa jadi jalan keluar bagi yang kepepet butuh uang. Namun sebelum kalian memutuskan untuk memilih jalan keluar itu, harus benar-benar dipikirkan konsekuensi setelahnya. 

Yakin kalian bisa melunasi sesuai jangka waktu yang disepakati?
Yakin ridho kena bunga yang besarnya nggak tanggung-tanggung?
Yakin siap diteror dengan mereka menghubungi ke telepon orang-orang terdekat kita?
Yakin ama dosa riba yang bakal ditanggung di akhirat nanti?

Kalau kalian nggak yakin siap dengan semua itu, langsung buang jauh-jauh niat untuk berhutang melalui pinjaman online. Nggak sedikit lho orang yang ingin bunuh diri gara-gara kena jebakan batman seperti ini. Ada juga yang tokonya sampai bangkrut hanya karena tidak dapat melunasi. Dengan berbagai pengalaman tersebut, maka kita harus semakin waspada terhadap jebakan pinjaman online ini.

Pesan Bagi yang Udah Terjebak

Atas alasan ketidaktahuan, ingin menolong orang, atau apapun alasan lainnya, kenyataannya sudah banyak yang kena jebakan pinjaman online seperti ini. Dari pinjaman yang awalnya hanya 4 juta, dalam hitungan minggu bisa menjadi 20 hingga 30 juta. Dimana selisihnya adalah riba dan permainan dari pihak pinjaman online yang sudah pasti hanya akan merugikan peminjam.

Setiap tindakan ada konsekuensi. Dari konsekuensi mental pribadi, ekonomi, hingga sosial. Karena jika peminjam tidak bersedia membayar lunas hingga riba yang disyaratkan, harus siap dengan kondisi diteror, ditelpon dengan caci maki, ditakut-takuti, hingga semua nomor kontak yang ada di gawai yang diambil otomatis oleh aplikasi pinjaman online akan segera di-sms untuk menagih kepada peminjam.

Celakanya, banyak yang tidak paham skema pinjaman online ini. Sehingga banyak orang baik yang terjebak malah tercoreng namanya hanya karena nilai pinjaman yang tidak seberapa. Sebagian merasa takut dihakimi, didatangi polisi hingga takut dijebloskan ke penjara.

Hai kamu yang sedang dalam posisi itu, KUATLAH!!!! Bayar nilai sesuai pinjaman awal. Jangan mau dibodohi dan masuk jebakan lanjutan dengan mengikuti permainan para penikmat riba. Setelah itu kuatkan hati dan mental menerima konsekuensi dan pertanyaan dari kenalan yang terdata di nomor kontak dan di-sms pihak pinjaman online. Jelaskan sebisa mungkin agar semua memahami posisimu, walaupun mungkin nggak semua orang bisa benar-benar mempercayaimu. Banyaklah berdoa pada Allah agar dijauhkan dari fitnah yang sedang digencarkan oleh pihak pinjaman online.

Pada akhirnya setelah satu atau dua bulan, mereka nggak akan mendatangimu atau menjebloskanmu ke penjara karena kebanyakan dari penyedia jasa pinjaman online seperti itu tidak memiliki legalitas secara hukum. Namun memang pihak-pihak yang merasa takut disangkutpautkan akan menjauh darimu, Yakinlah, selalu ada pertolongan Allah bagi hamba-Nya yang berdoa dan bertobat. 

Wajarlah kalau dalam Islam, Allah menyebutkan riba sebagai salah satu dosa terbesar. Naudzubillahimindzalik. Semoga kita semua dilindungi dari dosa tersebut. Salah satunya dengan menghindari pinjaman online ini.

Perjalanan JendelaMamak.com



“Apa bagusnya sih menulis di blog? Halahh,, paling cuma curhat-curhat nggak jelas. Nggak ada faedahnya.”

Mungkin banyak yang berpikir seperti itu. Maklum, belum banyak yang paham aktivitas blogging dan profesi blogger yang mulai berkembang beberapa tahun belakangan. Dan saya salah satu yang terjerumus dalam dunia menulis blog.

Awal Mula Terjerumus ke Dunia Blog

Terjun ke dunia blog bagi saya awalnya adalah suatu pelarian. Pelarian dari kacaunya kondisi mental saya di tahun 2017. Kondisi sebagai working mom dengan tuntutan pekerjaan super duper membuat saya merasa hidup tidak seimbang. Pergi jam 7 pagi, pulang jam 8 malam, sabtu dan minggu sering masih harus ke kantor, akhirnya membuat saya jenuh setelah kurang lebih menjalaninya selama lima tahun.

Cuan sih oke, tapi kalau gara-gara cuan anak dan suami mengeluh terus karena saya jarang di rumah? Tentu bisa jadi bom yang tinggal menunggu waktu untuk meledak bukan? Hati pun bergejolak. Saya butuh keseimbangan. Saya masih butuh pekerjaan sebagai pembuktian eksistensi diri, namun juga harus tetap bisa dekat dengan keluarga.

Keputusan menolak jabatan lebih tinggi pun menjadi pilihan dan hingga saat ini kadang setan sering mengejek-ngejek keputusan itu. “Bodo amat deh lu, tan!” seru hati yang terdalam, haha..

Awal setelah mengambil keputusan, perasaan juga masih nggak karuan. Ada yang harus saya keluarkan tapi bagaimana caranya?? Mengeluh pada suami atau teman mungkin bisa menghilangkan gundah gulana yang saya rasakan. Namun itu hanya sementara. Saya butuh “pelarian” yang lebih bisa menjadi tempat saya mengeluarkan uneg-uneg dalam hati sekaligus sebagai cara saya menasihati diri sendiri. Sesuatu yang bisa membantu saya dalam jangka panjang.

Di masa pencarian itu saya ingat bahwa dulu pernah menulis di blog. Tahun 2011 di saat saya menjalani long distance marriage (LDR) alias jauh dari suami, saya membuat blog dan hampir setiap hari menulis disana sebagai sarana cerita untuk menghilangkan sepi. Blog itu saya beri nama My Life My Adventure.blogspot.com.

Akhirnya saya kembali membuka blog saya yang ibarat rumah yang ditinggalkan selama bertahun-tahun. Banyak yang harus dibereskan. Saya mulai membaca tentang bagaimana mengurus blog. Saya mulai kenal platform blogspot dan wordpress. Sedikit-sedikit melihat beda keduanya dari blog orang-orang. Saya juga sempat memiliki blog di wordpress walaupun masih gratisan.

Di sela beres-beres saya usahakan tetap konsisten menulis seminggu sekali. Saya tak puas hanya dengan baca di mesin pencari. Saya pun mencari media belajar lain, bertemu dengan komunitas blogger di sekitar tempat tinggal saya. Terjerumus semakin dalam dan semakin dalam lagi ke dunia blog yang ternyata cukup menjadi obat hati si mamak galau ini.

Dunia Blog yang Bikin Betah

Walaupun banyak hal yang harus saya pelajari dan cukup buat saya pusing, tapi masuk ke komunitas blog bikin saya betah untuk tetap mengurus blog. Komunitas ini yang sangat berpengaruh dan bisa buat makin semangat.

Saya ingat kelas pertama yang saya ikuti dari Komunitas Blogger Sumatera Utara (Blogsum). Disitu saya belajar cara membuat blog TLD langsung. Agak bingung karena sempat melihat coding-coding yang tidak saya pahami. Tapi pemateri mengingatkan untuk fokus saja dulu pada konsisten menulis.

Wawasan saya juga jadi terbuka perihal dunia blog. Menulis di blog bukan hanya untuk cuap-cuap dan sarana curhat semata. Namun banyak peluang dapat diambil dari tulisan blog. Berikut beberapa manfaat menulis blog :

Pertama, berbagi informasi

Zaman gawai sekarang ini adalah zaman dimana semua informasi bisa didapat dengan mudah. Tinggal ketik sesuatu di mesin pencari, lalu akan keluar berbagai sumber informasi terkait kata kunci yang diketik. Nah, banyak tulisan dibuat para blogger yang dapat dimanfaatkan untuk berbagi informasi menurut pengalaman dan sudut pandang masing-masing.

Kedua, sarana curhat

Nah,, kalo manfaat ini sering digunakan oleh para cewek di segala usia. Baik yang masih jomblo maupun yang udah emak-emak. Wajar sih, karena berdasarkan penelitian seorang perempuan mengeluarkan 20 ribu kata per hari. Apakah itu lewat ngobrol, bercerita, marah-marah bahkan bergosip tanpa faedah. Tulisan dapat menjadi salah satu media penyalur curhat para perempuan. Segala uneg dalam hati bisa dikeluarkan dengan menulis. Kalaupun tidak ingin diketahui orang lain, minimal sudah dikeluarkan dan nggak jadi nyesek di dalam hati.

Ketiga, sumber penghasilan

Beberapa tahun ini profesi blogger semakin digandrungi. Ternyata di era digital saat ini tulisan di blog mulai banyak dimanfaatkan oleh para penjual dalam menawarkan produk dan jasa mereka. Dengan biaya yang relatif minimal mereka bisa mengiklankan produk melalui halaman blog juga.

Dengan ketiga manfaat tersebut saya jadi makin betah di dunia per-blog-an. Saya ingin merasakan ketiganya. Kalo biasanya suma curhat-curhat manja, saya ingin merasakan cuan dari hobi menulis saya. Akhirnya saya pun mantap memutuskan untuk membeli domain TLD di platform blogspot dengan nama www.jendelamamak.com.

Tentang JendelaMamak

Saya juga bingung kenapa saya nggak buat nama asli saya sebagai nama domain blog. Yang jelas saya adalah seorang mamak dari tiga anak. Sebelum mengenal dunia blog, wawasan saya hanya sebatas bidang akuntansi yang saya sukai dan peran saya sebagai ibu dan istri di rumah.

Dengan blog, saya seolah-olah membuka jendela wawasan saya yang dulu tertutup dengan kesibukan kantor dan rumah. Wawasan tentang dunia yang sebelumnya tidak saya ketahui. Dari dunia itu saya bisa melihat banyak hal diluar sana. Dunia luas tanpa batas namun menuntut saya untuk lebih cerdas dalam menerima dan menulis informasi di blog yang saya miliki.

Dari ketidakterbatasan informasi yang bisa didapat di jendelamamak, tulisan di dalamnya pun sangat beragam. Blog saya tidak hanya fokus pada tema atau niche tertentu. Saya menulis yang ingin saya tulis. Tentang apa yang saya alami sehari-hari sebagai working mom, cerita jalan-jalan yang saya lakoni, cerita pengasuhan anak, review tempat yang saya kunjungi, dan lainnya. Menyenangkan sekali bisa bercerita di blog ini.

Gaya tulisan saya di blog lebih ke storytelling. Seperti yang diajarkan di materi kedua Kelas Growth Blogger dengan pemateri mas Bambang Irwanto. Saya banyak belajar bagaimana bercerita melalui tulisan yang menarik di blog.

JendelaMamak Goes to Wordpress

Blog jendelamamak sudah harus diperpanjang domainnya bulan April nanti. Selama menggunakan blogspot, saya udah berkali-kali juga mengganti tema tampilan biar enak dilihat. Sering galau kalo udah lihat blog orang yang lebih cakep, haha..

Saatnya tahun ini mamak memutuskan untuk pindah platform dari blogspot ke wordpress. Dari dulu sebenernya udah pengen pindah karena tergoda melihat tampilan blog wordpress yang lebih kece dan infonya lebih gampang dijadiin “mainan” sesuai selera.

Untuk alasan performa dari mesin pencari, wordpress pun infonya relatif lebih baik daripada blogspot. Kalo kata para senior di kelas Growthing, lebih ramah SEO (Search Engine Optimation). Efeknya akan lebih banyak dibaca orang dan mudah-mudahan makin banyak job menulis berdatangan, hehe..

Selama ini saya masih menahan diri karena harga domain wordpress lumayan lebih mahal daripada blogspot. Konsekuensinya saya harus bisa menyesuaikan untuk lebih fokus mencari penghasilan dari blog ini. Minimal untuk membiayai perpanjangan domain tiap tahunnya.

Doakan migrasi jendelamamak ke wordpress berjalan lancar ya. Ini lagi mencari hosting yang pas.

Salam,

Mamak